Rabu , Oktober 28 2020
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Dilarang Mudik, Polda Lampung Akan Melakukan Penyekatan Kendaraan Ditujuh Titik

Dilarang Mudik, Polda Lampung Akan Melakukan Penyekatan Kendaraan Ditujuh Titik

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Polda Lampung akan mengawasi sejumlah kendaraan yang akan masuk ataupun melintas melalui Provinsi Lampung.

Direktur Lalulintas Polda Lampung Kombes Pol.chiko Ardwiatto menjelaskan, pihaknya menetapkan tujuh pos penyambungan antar provinsi yang berada di Provinsi Lampung sebagai penjabaran berdasarkan Peraturan Menteri No.25 / 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Tujuh titik penyekatan di Provinsi Lampung saat ini adalah :
1. Pos Bakau penyekatan dari / ke Pulau Jawa, di Lampung Selatan.
2. Pos Pelabuhan Panjang, dari dan ke Jakarta / Semarang di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung.
3. Pos Pelabuhan Bandar Bakau Baru dari / ke Jakarta, di Lampung Selatan.
4. Pos Krui dari / ke Provinsi Bengkulu, di Pesisir Barat.
5. Pos Sukau dari / ke Oku Selatan Sumatera Selatan, di Lampung Barat.
6. Pos Way Tuba dari / ke Oku Timur Sumatera Selatan, di Way Kanan.
7. Pos Simpang Pematang dari / ke Sumatera Selatan, di Mesuji.

Dirinya menegaskan dan meminta kepada masyarakat tidak memaksakan diri untuk mudik dan tetap patuh pada anjuran pemerintah sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19.

Pada tahap awal, mulai 24 April 2020 kemarin hingga 7 Mei 2020. pemerintah akan mengedepankan pendekatan persuasif dengan mengarahkan pelanggar kembali kearah perjalanannya.

Kemudian 7 Mei 2020 hingga 31 Mei 2020, selain pengaturan memutar balik, pelanggar juga akan diberikan hukuman sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku termasuk dikenai denda.

Peraturan larangan kendaraan dikecualikan untuk pengangkutan logistik, obat, petugas, pemadam kebakaran, ambulans, dan mobil jenazah.

Larangan diberlakukan untuk kendaraan umum, kendaraan pribadi, dan sepeda motor dengan tujuan pindah dan keluar dari wilayah dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), zona merah, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dan beberapa provinsi di Sumatera.

Sekitar 70 ruas jalan antar kabupaten/kota, dan provinsi yang akan disekat dan dilakukan penjagaan ketat, yang masuk dari Pulau Jawa maupun sebaliknya.

Sementara itu, untuk kendaraan lokal antar kabupaten atau kota di Provinsi Lampung tidak dilakukan pelarangan, akan tetapi SOP pencegahan covid-19 akan dilakukan, mulai dari pemeriksaan kesehatan penumpang, SOP jarak fisik, hingga penyemprotan desinfektan, dan pendeteksi perpindahan tetap berjalan, dan diganti kembali.

“Untuk lokal tidak ada, hanya memeriksa di pos-pos saja, dan SOP yang sudah ada menguatkan lagi,” ujarnya. (Red)

About admin

Check Also

Pjs Bupati Way Kanan Mengeluarkan Surat Edaran Tentang Perpanjangan Kegiatan Belajar di Rumah Guna Menekan Penyebaran Covid-19

Lampung1.Com Way Kanan — Guna Mengantisipasi Kembali merebaknya Penyebaran Covid-19 Di Kabupaten Way Kanan,Pejabat sementara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *