Jumat , Desember 3 2021
Home / Kesehatan / ODP di Lampung Menurun Sejak Diberlakukannya Larangan Mudik

ODP di Lampung Menurun Sejak Diberlakukannya Larangan Mudik

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Provinsi Lampung mengalami penurunan, sejak diberlakukannya larangan mudik oleh Pemerintah Pusat dan ditutupnya beberapa transportasi umum yang membawa para pemudik.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, setelah dilakukan penutupan akses transportasi selama 3 hari terakhir, pada 26 April 2020 ODP di Lampung berjumlah 668 orang, pada 27 April ODP berjumlah 635 orang, dan pada 28 April ODP berjumlah 609 orang.

“Data ODP memang mengalami penurunan, namun sampai dengan hari ini jumlah kasus positif masih terus meningkat, karena saat ini kami sedang menunggu 59 hasil swab baik itu kasus baru maupun hasil tracking,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr dr. Reihana, MKes, Selasa (28/4/2020), dalam siaran pers melalui video yang disampaikan kepada wartawan.

BACA JUGA:  Ketua Harian Pengprov Inkai Lampung Ulul Azmi Sotiansa Lantik Pengkot Inkai Periode 2021-2024

Dia menjelaskan, saat ini pun petugas surveilans dilapangan masih terus melakukan tracking, dari pasien yang terkonfirmasi positif maupun yang pernah berkontak erat terhadap pasien positif sebelumnya. Dia mengatakan, data pemudik itu akan disampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, agar mereka menyampaikan ke Kepala Daerah masing-masing. Kemudian Kepala Daerah memberitahu perangkat desa bahwa di kampung ini akan datang pemudik sekian orang dan harus dipantau.

BACA JUGA:  Perawatan Pos Kamling Kelurahan Garuntang

Ia meminta kepada para pemudik yang baru saja kembali ke daerahnya dari zona merah harus mengkarantina mandiri selama 14 hari dan dipantau oleh tim surveilance.

Reihana melanjutkan, pada hari ini, Selasa (28/4), pihaknya telah melakukan screenning kepada setiap orang di semua pintu masuk menuju Lampung, seperti di Pelabuhan Bakauheni, perbatasan Palembang dan juga Bengkulu. “Tatkala orang yang diperiksa positif, jelas kami akan meminta dengan keras mereka untuk berbalik arah dan tidak boleh masuk ke Provinsi Lampung,” ujar Jubir Satgas Pencegahan Covid-19 Provinsi Lampung ini.

BACA JUGA:  Polisi Bongkar Makam Korban Pembunuhan Di Lampung Timur

Reihana meminta masyarakat agar mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah, wajib menggunakan masker apabila ada kepentingan yang mendesak di luar rumah, melakukan pembatasan sosial dan menghindari kerumunan (Social Distancing), selalu menjaga jarak aman 1-2 meter dalam berinteraksi (Physical Distancing), selalu mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, menjaga kebersihan dan pola hidup sehat guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Bupati Lampung Timur Siapkan Bantuan Pelayanan Medis Bagi Pasangan Lansia Di Metro Kibang

LAMPUNG1.COM, Kondisi kesehatan yang sangat memperihatinkan pasangan lansia di wilayah Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PEMBANGUNAN DESA SUKAJAYA LEMPASING