Jumat , September 17 2021
Home / Hukum Kriminal / Cabuli Adik Kandung, Warga Sukoharjo Diamankan Polisi

Cabuli Adik Kandung, Warga Sukoharjo Diamankan Polisi

LAMPUNG1.COM, Pringsewu- Jajaran Unit Reskrim Polsek Sukoharjo Polres Pringsewu menangkap seorang tersangka pelaku kekerasan seksual dalam rumah tangga (inses), Rabu (01/07/20) kekira pukul 22.00 Wib.

Pelaku GO/Gio alias Panjul (36) tak lain merupakan kakak kandung korban yaitu WN (20) warga Waringinsari Barat, kecamatan Sukoharjo Pringsewu.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Musakir, SH mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, S.ik mengungkapkan, penangkapan pelaku merupakan tindaklanjut atas laporan WN yang mengaku telah diperkosa kakak kandungnya ke Mapolsek Sukoharjo pada 21 Juni 2020.

BACA JUGA:  PNS dan TKS Kecamatan Pemkab Tanggamus Naik Gaji

Menurut Kapolsek, kepada polisi korban menceritakan kronologis kejadian yaitu pada minggu tanggal 21 Juni 2020 sekira pukul 01.30 wib korban diajak oleh pelaku untuk membeli makanan dan saat dalam perjalanan pelaku mengajak korban untuk melakukan persetubuhan dengan mengancam akan memukul, menampar dan membunuh korban jika tidak bersedia.

Sesampainya dirumah sekitar pukul 02.00 wib, tersangka mengikuti korban kekamarnya dan langsung mengajak adik kandungnya tersebut untuk berhubungan badan sembari mengancam akan membunuh jika tidak mau melayani hasratnya.

BACA JUGA:  Satgas Luangkan Waktu Mengaji Bersama Ibu-Ibu di TMMD Reg-109 Karanganyar

“Korban melawan saat pelaku membuka paksa celananya dibawah ancaman, korban tidak berdaya pelaku menampar pipi, membekap mulut dan langsung menyetubuhinya, ” ungkap Iptu Musakir.

Lanjutnya, pada pukul 02.30 Wib pelaku kembali mengulangi perbuatannya dan korban tetap melawan hingga kekerasan serupapun terjadi.

Masih dikatakan Iptu Musakir, dihadapan petugas GO mengaku tega memperkosa adik kandungnya karena khilaf.

Ditambahkan Iptu Musakir, GO alias Gio alias Panjul sudah mempunyai istri dan seorang anak, namun sejak 6 bulan terakhir pelaku ditinggal oleh istrinya untuk bekerja di kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Slank dan Lesti D'academi Meriahkan Pesta Rakyat Provinsi Lampung

“Saat ini pelaku sudah kami amankan di Polsek Sukoharjo dan sedang dalam proses pemeriksaan dan pengembangan kasus. Untuk proses hukum sleanjutnya terhadap pelaku kami jerat dengan Pasal 5 huruf (A),(B),(C) dan pasal 8 huruf A Jo pasal 46 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga Jo Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Pemkab Pesawaran Dorong Desa Percepat Penyusunan RKPDes 2022

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Pemerintah Kabupaten Pesawaran mendorong 144 Desa melakukan langkah-langkah percepatan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *