Sabtu , Oktober 31 2020
Home / Ruwa Jurai / Lampung Timur / Bupati Zaiful Bukhori : Anggaran Belanja Pemerintah Lampung Timur, Berpedoman Pada Aturan Kementerian Keuangan & Kemendagri”

Bupati Zaiful Bukhori : Anggaran Belanja Pemerintah Lampung Timur, Berpedoman Pada Aturan Kementerian Keuangan & Kemendagri”

LAMPUNG1.COM, Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menghadiri Rapat Paripurna TK.I DPRD Kabupaten Lampung Timur, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Ali Johan Arif, dalam acara Penyampaian Kebijakan Umum Prubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan TA 2020, di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Lampung Timur, pada Selasa (22/9).

Bupati Zaiful Bokhari menyampaikan ringkasan proyeksi perubahan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah Tahun Anggaran 2020 Kabupaten Lampung Timur, yang selalu mengacu pada aturan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri.

Menurutnya, Pendapatan Daerah, dibandingkan dengan APBD murni T.A 2020, pendapatan daerah diproyeksikan menurun sebesar Rp.191.249.935.190,17 atau menurun 8,28% yang bersumber dari pos Dana Perimbangan yang menurun sebesar 13%, sedangkan untuk pos Pendapatan Asli Daerah Dan Lain Lain Pendapatan Daerah Yang Sah diproyeksikan meningkat masing-masing sebesar Rp.3.302.081.634,26 dan Rp.15.462.770.000,00.

Belanja Daerah berpedoman pada amanat Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor 119/2813/SJ dan Nomor 177/KMKM.07/2020, kebijakan belanja daerah rancangan Perubahan APBD Kabupaten Lampung Timur TA.2020 diarahkan pada beberapa hal seperti belanja bidang kesehatan dan hal lain, terkait kesehatan dalam rangka pencegahan dan penanganan pandemi covid 19, penanganan dampak ekonomi terutama menjaga agar dunia usaha daerah tetap hidup, kegiatan yang benar-benar penting dan mendesak dengan mempertimbangkan sumber daya dan sisa waktu pelaksanaan, serta diarahkan keberbagai hal lainnya.

“Dengan memperhatikan arah kebijakan belanja daerah tersebut maka Belanja Tidak Langsung pada RAPBD perubahan T.A. 2020 diproyeksikan Mengalami penurunan sebesar Rp. 49.833.215.002,88 atau menurun 3,36℅ dari semula sebesar Rp. 1.481.402.580.987,17, terangnya.

Sementara, terkait dengan kebijakan belanja langsung, pada rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 diproyeksikan Mengalami penurunan sebesar Rp. 72.238.455.912,03 atau menurun sebesar 7,57℅.

Dengan memperhatikan komposisi belanja tidak langsung dan belanja langsung tersebut, Zaiful menyampaikan bahwa total belanja daerah pada perubahan APBD T.A. 2020 diproyeksikan akan menurun sebesar Rp. 122.071.670.914,91 atau menurun 5,01℅.

Kemudian pembiayaan daerah dari proyeksi semula sebesar 125 miliar mengalami lebih target sebesar Rp. 70.868.789.345,26 atau meningkat 56,70℅ sehingga menjadi Rp.195.868.789.345,26, dan untuk pengeluaran pembiayaan diproyeksikan meningkat sebesar Rp. 1.690.525.070,00 yang dialokasikan untuk penyertaan modal atau investasi pemerintah daerah”, ucap orang nomor satu di Lampung Timur itu.

Rincian proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah dimaksud dalam dokumen rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kabupaten Lampung Timur tahun anggaran 2020 tersebut akan didiskusikan dan dibahas bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Lampung Timur untuk selanjutnya dapat disepakati bersama dalam waktu yang tidak terlalu lama sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Eko Arif)

About Eko Arif

Hidup Itu, Harus Bermanfaat Buat Orang Lain.

Check Also

Tim Rekap 308 Satreskrim Polres Tubaba Amankan Warga Tiyuh Tirta Kencana

LAMPUNG1.COM – Seorang pemuda tampan, Edi Susilo 23 Tahun, pemuda bertato warga kecamatan Tulangbawang Tengah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *