Rabu , Oktober 28 2020
Home / Ruwa Jurai / Lampung Utara / Disiplin Warga Lampura Jalankan Protokol Kesehatan Perlu Ditingkatkan

Disiplin Warga Lampura Jalankan Protokol Kesehatan Perlu Ditingkatkan

KOTABUMI (lampung1.com): Perlu adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan, dalam upaya percepatan penanganan covid-19 diwilayah kecamatan dan desa di Kabupaten Lampung Utara. Pasalnya, dilapangan masih terkendala soal pemahaman warga.

Seperti diwilayah Kecamatan Bukit Kemuning dan sekitarnya. Sehingga membutuhkan cara khusus dalam penanganan dilapangan, terkhusus sifat takut berlebih terhadap mereka terindikasi maupun sudah terpapar (positif covid). Menurut Camat Khairul Saleh, pemahaman masyarakat akan virus corona. Sehingga menimbulkan asumsi berlebih terhadap mereka terjangkit, dan terjadi hal tak diinginkan.

“Itu tadi sulitnya, meski kita tahu penularan penyakit ini tidak lantas menyebabkan paranoid. Sehingga mereka terpapar menjadi cukup riskan terhadap aksi bully, tidak hanya terhadap pasien akan tetapi juga terhadap keluarga, “kata Khairul Saleh, Rabu, 23 September 2020 siang.

Meski, menurutnya, pihaknya telah menyiapkan sarana-prasarana penunjang tempat warga terkonfirmasi diisolasi didesa. Masih ada beberapa diantaranya warga takut, sehingga tak dapat dipaksakan untuk isolasi mandiri. Termasuk menghidupkan kembali gugus tugas berada diwilayah perdesaan.

“Ini yang terus kita berikan pemahaman, agar mereka tidak ketakutan berlebihan hingga berdampak negatif kepada mereka yang sedang mengikuti proses penyembuhan melalui isolasi diri. Sampai suatu waktu pernah ada disuatu desa warga kedapatan pulang dari negeri jauh (Taiwan), mereka ketakutan menularkan virus. Sehingga saya bersama kepala desa datang langsung memberikan pemahaman, dan alhamdulillah semua dapat berjalan sesuai harapan, “terangnya.

Camat Abung Tinggi, Mansuri menambahkan selain mengaktifkan kembali gugus tugas dengan tugas yang telah diatur dan menyediakan ruang isolasi bagi warga terdampak. Pihaknya juga telah melakukan beberapa langkah antisipasi, khususnya masalah penegakan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Dalam rangka menekan angka penyebaran corona disana.

“Selain penyemprotan kita juga yang lalu bersama gugus tugas desa dan kecamatan melaksanakan razia masker, dan alhamdulillah kesadaran masyarakat telah cukup baik. Terbukti dalam kegiatan itu hanya kedapat enam orang tidak memakai masker, sehingga diberikan hukuman sifatnya pendisiplinan, “tambahnya.

Sementara di Desa Sidokayo, Kecamatan Abung Tinggi telah cukup maju dalam hal antisipasi lonjakan kasus terkonfirmasi di Lampura. Mereka secara swadaya mendirikan portal guna membatasi arus manusia keluar-masuk desa, mengaktifkan gugus tugas, penyemprotan, pembagian masker. Selain sebagai sarana sosialisasi akan kesadaran menjalankan protokol kesehatan, kegunaan pos jaga atau portal itu juga memberikan pemahaman terhadap pelaku perjalanan atau orang dalam pantauan (ODP), dapat mengisolasi diri.

“Kita mempersiapkan tempat, selain portal juga ada posko disana. Ditambah dengan peralatan pendukung, macam penymprot dan disinfektan, alat pengukur suhu. Mereka yang keluar-masuk, baik warga maupun pendatang dipantau dan dilaporkan kepada gugus tugas untuk dapat ditindak lanjuti sebagaimana mestinya, “Kata Ketua GTPP Covid-19 Desa Sidokayo, Agus Sarifudin, sekaligus Kades.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga memasukkan kearifan lokal guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan. Sehingga dapat terjaga dari kasus terkonfirmasi positif covid-19, baik itu melalui mimbar-mimbar resmi maupun non-formal. Sehingga terbentuk kesadaran akan pentingnya menjaga dari pendemi corona.

“Kami bersama-sama bergotong royong, seperti menjaga pos portal tersedia didesa guna memantau keluar-masuknya warga. Itu standby 24 jam, termasuk didalamnya makanan dan minuman. Dilaksanakan secara swadaya dan gotong-royong, alhamdulilah ditempat kita masih kental dengan tradisi dan adata budaya ketimurannya, “imbuhnya.

Hal itu diamini oleh Kepala Desa muara dua, Makruf. Menurutnya, sampai dengan saat ini pihak telah melakukan berbagai upaya seperti disarankan oleh pemerintah daerah. Mulai dari diaktifkannya kembali gugus tugas desa, membagikan masker sampai menyediakan fasilitas isolasi desa.

“Kedepan kami berupaya mendirikan portal di tempat lalu-lalangnya warga, tepat berada ditengah kampung. Selain memantau aktivitas warga, juga sebagai sarana sosialisasi kepada warga akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan, “ujarnya.(Red)

About admin

Check Also

Pjs Bupati Way Kanan Mengeluarkan Surat Edaran Tentang Perpanjangan Kegiatan Belajar di Rumah Guna Menekan Penyebaran Covid-19

Lampung1.Com Way Kanan — Guna Mengantisipasi Kembali merebaknya Penyebaran Covid-19 Di Kabupaten Way Kanan,Pejabat sementara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *