Jumat , Februari 19 2021
Home / Peristiwa / 2021, Sukajaya Lempasing Dorong Pemulihan Ekonomi Covid-19

2021, Sukajaya Lempasing Dorong Pemulihan Ekonomi Covid-19

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Dipengujung akhir tahun 2020 pada masa pandemi covid-19, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukajaya Lempasing merilis berbagai hal kinerja, satu diantaranya menyikapi soal BUMDes, meski demikian dilakukan dalam rangka mendukung program kerja pemerintah desa setempat.

Ketua BPD Sukajaya Lempasing Zaini menyampaikan peran BPD ini sangat penting dengan keberadaannya jelas tertuang dalam Permendagri Nomor 110 tentang BPD.

” Selain melakukan pengawasan dan memonitoring kegiatan pemerintah desa juga merilis program kerja yang telah dilaksanakan lembaga ini pada tahun 2020,” ujar Zaini dihadapan perangkat desa dan anggota BPD setempat, Rabu (30/12/2020).

Menurutnya, pihaknya melakukan hal tersebut untuk mendorong program pemerintahan desa yang telah dilaksanakan maupun yang masih tertunda karena covid-19.

” Sehingga 2021 rencana program kerja pemerintah desa kita support baik di bidang pembangunan fisik, pemberdayaan, maupun program-program kerja lainnya demi kesejahteraan masyarakat sekaligus pemulihan ekonomi masyarakat desa,” terang Zaini.

BACA JUGA:  Realisasi Program BMW, Bupati Winarti Serahkan Bantuan 147 Sepeda Motor Untuk Kadus

Untuk itu, tambah Ketua BPD berharap apapun kegiatannya harus melalui musyarwah dusun dan musyawarah desa dengan keterlibatan para tokoh, unsur anggota BPD, dan masyarakat.

” Terutama peran aktifnya dalam pengawasan pembangunan fisik yang bersumber dari APBD, jangan hanya mengkritisi sumber dana desa saja, tetap kita kritisi jangan takut-takut karena mubazir bila kualitasnya buruk dan hanya dimanfaat 2 tahun sudah rusak lagi,” jelasnya.

Tidak itu saja, sambung Erlan salah satu anggota BPD asal Dusun 1 Sukajaya Lempasing, menyebutkan BUMDes yang telah dilaksanakan pihak pengelola harus bisa disikapi agar bisa berjalan baik dan menghasilkan pendapatan desa.

” Tidak hanya berkutat di penyewaan tarup saja, bahkan satu armada mobilpun rusak hingga kini belum jelas laporannya, maka kita perlu bersikap tegas karena belum ada laporan secara tertulis,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Wibowo Berikan Senyum Manis Kepada Anggota Kodim 1308/LB

Dalam kesempatan itu, Kades A. Zainuri, S.Pd.I, M.Pd menegaskan pihaknya akan mengambil sikap tegas terhadap pengelola BUMDes terhadap pertanggungjawabannya, karena lembaga ini merupakan ujung tombak desa.

” Kita sudah mempercayakan dan mengamanahkan agar BUMDes dikelola dengan baik demi mendorong kesejahteraan masyarakat desa, dan menopang pemerintah desa,” jelas Zaenuri.

Namun demikian, sambung kades, hingga saat ini direktur BUMDes tak hadir bagaimana menopang program UMKM, dan pemberdayaan lainnya yang begitu banyak kedepannya yang harus dijalani.

” Jadi atas dasar musyawarah desa (Musdes) ini tentunya kami mengambil sikap tegas karena ini demi kemajuan desa, apa lagi kedepan banyak program yang harus kita jalani di berbagai bidang terdampak covid-19,” terang Zainuri.

Adapun lanjut Zainuri, beberapa hal program kerja tahun 2020 yang sempat tertunda akibat covid-19 akan dilanjutkan pada tahun 2021.

” Selain pemberdayaan masayarakat dalam penanggulangan pengangguran, juga ada berbagai kegiatan pembangunan fisik baik dari ABPD, APBN dan APBdes,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Minum Teh Bersama, Warga Jatiwarno Anggap TNI seperti Keluarga Sendiri

Untuk itu, masih disampaikan Kades, program itu adalah penanggulangan banjir yang sangat rawan banjir, penetapan lokasi wisata desa dari Kementerian.

” Terciptanya lapangan pekerjaan dengan dibekali pelatihan bagi pemuda, berdirinya koperasi, dan kegiatan-kegiatan lainnya, termasuk mendirikan Forum Komunikasi Polisi Masyarakat Desa (FKPMD),” urai Kades.

Jadi tambah Zainuri, itu semua rencana program kerja tahun 2021 yang akan dilaksanakan untuk mendorong desa maju dan berkembang, dengan berharap kadus dan RT agar berkreasi di wilayahnya masing-masing.

” Kalau BUMDes tentu disikapi secara tegas karena berpengaruh terhadap hal tersebut, dan berharap kadus dan RT lakukan musyawarah dengan masyarakat pertiga bulan sekali, terutama menjaga lingkungannya agar jauh dari wabah malaria, terus lakukan gotongroyong, dan gerakan siskamling,” tutupnya. (Din).

About admin

Check Also

Personil TNI & Polri Amankan Distribusi BST Di Lampung Timur

LAMPUNG1.COM, Personil TNI dan Polri diturunkan untuk melakukan proses pengamanan distribusi Bantuan Sosial Tunai (BST) …