Rabu , Agustus 4 2021
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Tim Japfa Indonesia Bekali Pelaku UMKM Bumdes Makmur Jaya

Tim Japfa Indonesia Bekali Pelaku UMKM Bumdes Makmur Jaya

LAMPUNG1.COM,PESAWARAN-Tim konsultan pendamping pengembangan ekonomi berbasis masyarakat UMKM bersama PT. Japfa Indonesia memberikan edukasi dan advokasi penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat berbasis usaha dari Kamis hingga Sabtu (19/12/2020).

Cecep Enanto, salah satu tim bersertifikasi BNSP Ekonomi Desa Berbasis UMKM itu menyebutkan pelatihan ini dilakukan proses peningkatan kapasitas dari para pengelola
terutama aspek kelembagaan di desa baik dari komunitas ibu-ibu, pelaku UMKM, kelompok pemberdayaan dan perempuan dan PKK.

” Mereka Itu yang nantinya akan menjadi ekosistem pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan project utama yaitu wisata mangrove dan UMKM,” jelas Cecep didampingi tim PT. Japfa Tri Wijayanto, Iyan Somanjaya, Direktur Bumdes, Toni Yunizar, John Fredi (Kaur Pemdes), dan kelompok masyarakat setempatm

BACA JUGA:  Gara-gara Seekor Kukang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Menurutnya, pelatihan ini lebih memberikan wawasan kepada masyarakat tentang konteks dasar Bumdes, baik itu secara kajian filosofi ataupun secara regulatif agar pemahaman para stakeholder, dan juga stakeholder badan usaha milik desa tentang seperti apa wujud sesungguhnya badan usaha milik desa ini menjadi penting.

” Sehingga nanti dalam proses berjalannya BUMDes serta stakeholder ini mampu berperan aktif sesuai dengan fungsi masing-masing seperti yang diamanatkan oleh undang-undang ataupun Permendes,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemasangan Plastik Cor Perkuat Betonisasi Jalan TMMD

Sambung Cecep,tentu itu menjadi pedoman penyelenggaraan BUMDes. Itu konteks pertama yang dilakukan dan setelah mencoba memaparkan ternyata regulasi ini berjalan dan yang paling penting adalah memahami filosofis dasar BUMDes ini adalah warga milik masyarakat.

” Artinya bukan hanya sekedar milik sekelompok orang, BUMDes ini harus menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat, bukan malah menjadi lawan atau musuh ekonomi yang ada di masyarakat yang dilakukan masyarakat,” katanya.

BACA JUGA:  Fahrizal Darminto Pimpin Rapat Pembahasan Implementasi Program TPKAD

Justru BUMDes ini lanjut dia, harus menjadi penampung atau lembaga yang kemudian corporation di tingkat desa yang bisa menaungi kegiatan-kegiatan ekonomi yang dijalankan oleh masyarakat.

” Proses inilah kita lakukan yang nantinya akan berkembang termasuk disini juga menginisiasi menghadirkan pengusaha lokal sehingga kita nanti bersama-sama merumuskan, terutama dalam project pengembangan ekonomi masyarakat di desa gebang ini. Alhamdulillah hasilnya kita mendapat sebuah gambaran,” tandasnya. (Din).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Bahas Covid-19 Masa PPKM, Brigif 4 /BS Marinir dan PWI Pesawaran Perkuat Sinergi

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Brigif 4/BS Marinir Lampung dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran perkuat sinergitas diberbagai …