Jumat , Februari 19 2021
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Diundang Suplayer, BPNT Sembako Cair Tunai

Diundang Suplayer, BPNT Sembako Cair Tunai

LAMPUNG1.COM,BANDAR LAMPUNG-Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2021 atau program sembako ini disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp200 ribu per bulan per Keluarga Penerima Manfaat (KPM), tak lagi berbentuk barang.

Meski demikian salah satu suplayer program tersebut mengundang Kepala Desa dan E-Warung dan tenaga Sukarela dari Lima Kecamatan wilayah Pesisir Pesawaran, bertempat di Bukit Mega Raya Cafe & Resto, Bandarlampung, Senin (04/01/2021).

” Ya. acara hari ini kami undang kepala desa dan e-warung dari lima kecamatan di wilayah Pesisir Kabupaten Pesawaran, yakni kecamatan Teluk Pandan, Kecamatan Punduh Pidada, Kecamatan Marga Punduh, Kecamatan Padang Cermin dan Kecamatan Wai Ratai,” terang salah satu pengutus CV. Ghayo Alam Nuban, Kharisma.

Kepada lampung1.com, Senin (04/01/2021), Karisma didampingi empat rekannya memastikan acara tersebut tentunya dalam hal ini sosialisasi kepada mereka tentang penawaran memenuhi program BPNT sembako.

” Selebihnya tergantung kepada mereka (kades, red) tertarik, apa tidaknya, karena kita menawarkan diri
sesual anjuran pemerintah yaitu melaksanakan penyaluran dengan prinsip 6T (Tepat waktu, Tepat Jumlah, Tepat Kualitas, Tepat sasaran, dan Tepat Administrasi) sesual dengan pedoman
dari Kementerian Sosial Repubik indonesia,” jelasnya.

Sambung Kharisma, jadi untuk di Kabupaten Pesawaran itu sendiri baru mau mencoba masuk dengan sistem yang sudah diterapkan dalam peraturan.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Diminta Bisa Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

” Kalau di kabupaten lain seperti itu sudah banyak yang bergabung, jadi kita ingin masuk sesuai dengan aturan, tapi kalau dari CV kita itu sendiri sudah memiliki pengalaman sejak tahun 2018, sejak awal terbentuk program ini, dan di Pesawaran baru mencoba,” ujarnya.

Menurutnya, itulah hasil pertemuan hari ini dalam rangka sosialisasi dan menawarkan diri hasil kerja selama ini menjadi suplayer berpengalaman program BPNT sembako untuk penyaluran barang ke e-warong.

” Kalau data peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Data Terpadu Keluarga Sosial (DTKS) itu ada di tenaga koordinator sukarelawan (TKS) desa dan Tenaga Koordinator Sukarelawan (TKS) Kecamatan, bukan di kita hanya suplayer barang ke e-warung,” tandas dia.

Ketika ditanyai terkait pertemuan tersebut, apakah dihadirkan dinas sosial, kembali Kharisma menyebutkan tentu dalam hal ini pihaknya sendiri tanpa dinas sosial.

‘ Jadi pertemuan ini kami undang Kades, Ketua E-warung dan TKS Desa, dan TKS Kecamatan mengajukan penawaran dan sosialisasi,” ungkapnya.

Terpisah, salah satu Kades di Padang Cermin, Mirza menyebutkan pihaknya diundang terkait kerjasama program sembako tahun 2021 di Mega Raya Cafe & Resto, Senin (04/01/2021).

BACA JUGA:  Presiden Resmikan Bandara Apung Ahmad Yani di Semarang

” Memang kita akui banyak data KPM yang harus kita benahi, kalau kami sudah benahi data tersebut, karena kalau mengandalkan BLT desa, tak cukup, maka pertemuan itu berharap ada orang dinas sosial,” singkatnya.

Hal yang sama disampaikan Kades asal Kecamatan Teluk Pandan, Zaenuri menyebutkan pihaknya turut diundang dalam pertemuan tersebut.

” Ya, kita diundang, terkait hal tersebut tentunya ada makan siang, dan menambah ilmu,” ungkapnya.

Meski begitu viral di status whatapps Kepala Desa, menampilkan pertemuan tersebut.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini telah menyatakan bahwa program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan kembali disalurkan mulai 4 Januari 2021.

Hal ini disampaikannya melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, pada Selasa, 29 Desember 2020.

Mensos Risma menjelaskan, bahwa pada penerima program sembako BPNT, tidak lagi akan diberikan bantuan dalam bentuk barang. Namun, akan diberikan bantuan berupa uang sebesar Rp200 ribu per bulan per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Penerima program sembako tahun 2021 adalah 18,8 juta penerima, dan akan diberikan Rp200.000 per bulan. Itu akan diberikan mulai Januari sampai dengan Desember 2021,” tutur Risma, seperti dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari Youtube Sekretariat Presiden.

BACA JUGA:  Para Petani Demo Tuntut Pemerintah Mesuji Hentikan Perampasan Lahan Petani

Sama seperti sebelumnya, untuk mendapatkan program sembako, masyarakat harus mendaftarkan diri sebagai peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Data Terpadu Keluarga Sosial (DTKS).

Bagi Anda yang sudah terdaftar dalam DTKS, bisa melakukan pengecekan apakah Anda termasuk dalam daftar penerima bansos BPNT Rp200.000 dengan cara berikut.

Nantinya, peserta yang sudah terdaftar dalam DTKS, akan mendapat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai syarat mendapat bansos Rp200.000.

Nantinya pencairan dana Rp200.000 tersebut akan ditransfer langsung ke nomor rekening pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), melalui empat bank penyalur Himbara, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Atau bisa disalurkan langsung melalui PT Pos, yang nantinya akan diantar ke alamat penerima.

Untuk mengecek nama Anda terdaftar sebagai bansos Rp200.000, Anda bisa cek status kepesertaan Anda di cekbansos.siks.kemsos.go.id. atau melalui aplikasi SIKS-Dataku yang bisa diunduh di Google Play Store.

Jika terdapat pengaduan permasalahan, dapat menghubungi via email ke [email protected]

Bisa juga melalui Whatsapp ke nomor 0811-1022-210. Layanan Whatsapp ini tidak menerima layanan telepon. Anda bisa kirimkan pesan dengan format: Nama lengkap (spasi) Nomor KTP (spasi) Alamat Lengkap (spasi) Aduan. (Din/PR).

About admin

Check Also

Personil TNI & Polri Amankan Distribusi BST Di Lampung Timur

LAMPUNG1.COM, Personil TNI dan Polri diturunkan untuk melakukan proses pengamanan distribusi Bantuan Sosial Tunai (BST) …