Senin , Oktober 25 2021
Home / Ruwa Jurai / Tanggamus Zona Merah Ini Sikap Bupati Hj.Dewi Handajani

Tanggamus Zona Merah Ini Sikap Bupati Hj.Dewi Handajani

LAMPUNG1.COM,Tanggamus – Menyikapi terus bertambahnya kasus Covid 19 di Kabupaten Tanggamus serta dengan ditetapkannya Kabupaten Tanggamus sebagai Zona Merah Penyebaran Covid 19 di Provinsi Lampung. Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani menginstruksikan seluruh Camat dan Kepala UPT Puskesmas se Kabupaten Tanggamus, agar dapat lebih meningkatkan kesadaran masyarakat dan menegakkan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Bupati melalui Rapat Koordinasi secara virtual dengan seluruh Camat dan Kepala UPT Puskesmas se Kabupaten Tanggamus, dari Rumah Dinas Bupati di Kotaagung, Rabu (06/01/2021).

Turut mendampingi Bupati, Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, Kepala Dinas Kesehatan Taufik Hidayat, Kepala Dinas Kominfo Sabaruddin, Kalak BPBD Ediyan M. Toha dan Kasat Pol PP Suratman.

BACA JUGA:  Pembekalan Pemahaman Penggunaan ADD dan DD Kades di Lamsel

“Semua pihak yang terlibat, untuk mengatur kembali langkah dan komitmen terhadap upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kabupaten Tanggamus. Seperti kesadaran masyarakat yang masih terlalu rendah. Bahkan dalam status zona merah inipun masih juga belum bisa menyadarkan masyarakat secara mandiri untuk dapat tertib mematuhi protokol kesehatan. Yang harus kita lakukan yaitu mendekati masyarakat secara persuasif.” jelasnya.

“Beri arahan dan bimbingan agar mereka bisa memahami dampak dan akibat dari Covid 19. Seperti yang dapat mengundang kerumunan massa dengan mengadakan hajatan yang masih sering terjadi di mana-mana dan belum diindahkan, sehingga dapat menyebabkan penyebaran Covid 19 berskala besar. Ini yang harus menjadi perhatian besar bagi Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mengatasi dan mencegahnya,” tegas Bupati.

BACA JUGA:  Bukti Terus Terjaganya Semangat Warga Petahunan Banyumas Membantu TNI

Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh Camat agar melakukan razia terhadap pelanggaran protokol kesehatan di wilayahnya masing masing. Dengan melibatkan Unsur Pimpinan Kecamatan, Puskesmas, Satgas Covid Kecamatan, serta Aparatur Pekon.

“Tujuannya untuk menyadarkan masyarakat bahwa Covid 19 ini bukan rekayasa. Bukan suatu hal yang hanya bualan, dan dampaknya sangat berbahaya bagi diri sendiri dan keluarga,” jelas Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan Pengendalian Covid 19, yang didalamnya mengatur sanksi dan pidana bagi pelanggar protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Dandim Banyumas Apresiasi Progres Fisik TMMD dan Masyarakat

Dalam hal ini Bupati meminta para Camat beserta jajarannya dapat mensosialisasikan Perda tersebut kepada masyarakat, sebelum nantinya diambil tindakan tegas bagi pelanggar protokol kesehatan, sesuai Perda yang berlaku.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah akan memberikan vaksin untuk melindungi masarakat dalam meningkatkan imun atau kekebalan tubuh terhadap serangan atau paparan Covid 19.

Dalam hal ini, Bupati meminta jajarannya dapat mensosialisasikan kepada masyarakat terkait pelaksanaan vaksinasi nantinya. Agar jangan sampai masyarakat mendapatkan informasi yang keliru dan agar pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan baik. Selain itu walaupun vaksinasi telah dilakukan, masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan, agar tetap terhindar dari penularan Covid 19.(Adi)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Seorang Pencuri Menyerahkan Diri Ke Mapolsek Melinting

LAMPUNG1.COM, Seorang tersangka dugaan tindak pidana pencurian, menyerahkan diri ke Mapolsek Melinting, Kabupaten Lampung Timur. …