Senin , Mei 10 2021
Home / Ruwa Jurai / Lampung Tengah / Surat SMSI Lamteng Telah Diterima Kementerian, Mantan KPLP Lapas Gunsu Bernyanyi Disidang Internal

Surat SMSI Lamteng Telah Diterima Kementerian, Mantan KPLP Lapas Gunsu Bernyanyi Disidang Internal

LAMPUNG1.COM,Lampung Tengah, LM- Dugaan penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan oleh oknum mantan Kepala Pengamanan Lemabaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas kelas IIB Gunung Sugih Lampung Tengah beserta jajaran, kembali mendaptkan perhatian publik, terkusus Kementrian Hukum dan HAM RI.

Diketahui beberapa waktu lalu dua oknum pegawai lapas Gunung Sugih telah dimutasi, lantaran mencuatnya berita ke publik tentang persoalan bebasnya peredaran narkoba dalam lapas dan dugaan pungli besar- besaran. Pegawai yang dimutasi antaranya Lukas Andriadi yang sebelumnya menjabat KPLP Lapas Gunung Sugih, dimutasi ke Lapas Rajabasa dan Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Pebri Sadam juga ikut dipindahkan ke Lapas Kusus Anak Bandar Lampung.

BACA JUGA:  KT Pesibar Baksos Peduli Bencana Banjir Kalsel,Kalbar dan Sulbar

Nampaknya tidak berhenti disitu saja. Surat resmi yang dilayangkan oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung Tengah ke Menteri Hukum dan HAM Cq. Direktorat Jendral Pemasyarakatan nomor: 002/PPW/SMSI/I/2021 dengan prihal Pengaduan Penyalahgunaan Wewenang Oleh KPLP Lapas Kelas IIB Gunung Sugih Lampung Tengah Beserta Jajarannya ternyata mendapat perhatian yang cukup serius. Beberapa hari terahir, pasca diterimanya surat dari SMSI Lamteng tersebut, kembali Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly melalui jajarannya, menindaklanjuti hal tersebut lebih dalam, antaranya, sebanyak dua kali kemenkumham gelar razia lapas Gunung Sugih, namun razia tersebut enggan ada media yg meliput.

BACA JUGA:  Sektor Perkebunan Dataran Tinggi Lambar,dicolek Pemprov

Selain itu, informasi yang berhasil dihimpun media ini dari sumber yang enggan disebutkan namanya dimedia, tersiar kabar Lukas Andriadi dinonjobkan sementara dari jabatan barunya, lantaran sedang digelar sidang internal terkait persoalan yang sedang dihadapinya. “Kami mohon bang beritanya jangan ditindak lanjuti lagi, karena dalam sidang Lukas “Bernyanyi” menyebutkan kawan- kawan yang terlibat dalam persoalan itu”, ujar sumber.

Dirinya juga mengaku sudah berkali- kali dipanggil untuk di periksa dalam hal itu, namun dirinya enggan menceritakan siapa saja yang bakal terlibat selanjutnya dalam “Nyanyian” Lukas saat sidang digelar. “Termasuk saya juga diperiksa tentang persoalan itu, karena surat yang dikirim tersebut sudah sampai ke masing- masing tujuan dan ada sekitar 8 surat (termasuk tembusan red), tutupnya. (Dirman)

About admin

Check Also

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H Kapolres Labuhanbatu Monitoring Kesedian Dan Harga Bahan Pokok

LABUHANBATU, Lampung1.com – Untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan bahan pokok menjelang datangnya hari Hari Raya …