Senin , April 19 2021
Home / Nasional / Labuhanbatu / Usai Gelar Perkara, Dua Warga Labura Akhirnya Di Pulangkan Polisi.

Usai Gelar Perkara, Dua Warga Labura Akhirnya Di Pulangkan Polisi.

LABUHANBATU,Lampung1.com – Beredar informasi dua warga Labuhanbatu utara di tangkap lepas oleh Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, namun setelah dilakukan konfirmasi kepada Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu hal tersebut tak benar.

Berdasarkan  keterangan Kasat Usai Gelar perkara Narkoba Polres Labuhanbatu AKP.Martualesi Rabu 24 Februari 2021 bahwa dua orang tersebut tidak terbukti sebagai pelaku tindak pidana narkoba.

Kasat Narkoba menjelaskan, kronologi pengamanan tiga orang warga Labura masing masing berinisial ES, AS, dan DS itu bermula pada hari Selasa tanggal 01 Desember 2020, dimana petugas kepolisian dari polsek Kualuh hulu mendapat informasi dari masyarakat bahwa disebuah kafe di Sikopi-kopi Desa Pulo Dogom Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu utara sering dijadikan lokasi penyalahgunaan narkotika jenis pil Ekstasi,

BACA JUGA:  Fauzan Sibron Nilai Larangan Mudik Keputusan Terbaik Dimasa Pandemi

“Pada hari Selasa tanggal 01 Desember 2020, dimana petugas kepolisian dari polsek Kualuh hulu mendapat informasi dari masyarakat bahwa disebuah kafe di Sikopi-kopi Desa Pulo Dogom Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu utara sering dijadikan lokasi penyalahgunaan narkotika jenis pil Ekstasi, mengetahui hal tersebut pihak polsek selanjutnya melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi yang dimaksud” jelas Kasat

Kemudian lanjutnya sekitar pukul 17.30 wib personil polsek Kualuh Hulu melakukan penangkapan terhadap 3 (tiga) orang laki-laki yang berada disebuah ruangan kafe atas masing masing berinisial ES,AS,dan DS.

BACA JUGA:  Kekraban Akan Tetap Terjaga dengan Kebersamaan

Ketiganya diamankan tidak dalam keadaan berdekatan (tempat duduk terpisah) dan tidak saling mengenal satu sama lain, namun yang berinisial ES ditemukan barang bukti berupa: 1 (satu) bungkus plastik klip yang didalam nya terdapat 1 (satu) butir pil berwarna jingga dan 1 (satu) butir pil berwarna orange diduga narkotika jenis pil Ekstasi yang ditemukan didalam dompet yang disimpan didalam kantong celana sebelah kanan bagian belakangnya, kemudian ditemukan juga setengah butir pil berwarna biru diduga pil Ekstasi di sofa tempat duduknya, kemudian ketiga orang tersebut di boyong ke satres narkoba Polres Labuhanbatu.

“Berdasarkan kronologi itu kemudian pada tanggal 11 Desember 2020 lalu kita lakukan gelar, dalam gelar perkara itu AS dan DS tidak terbukti melakukan tindak pidana narkotika, kita juga menanyakan  apakah ada keterkaitan barang-barang yang ditemukan dari ES terhadap AS dan DS, namun mereka tidak saling mengenal satu sama lain, selain daripada itu AS dan DS tidak di temukan barang bukti pada diri mereka berdua,maka tidak ada bukti dan petunjuk untuk mentersangkakan kedua orang tersebut, namun ES terbukti melakukan tindak pidana narkotika, sebenarnya kasus ini sudah lama, namun mungkin ada yang mendapat keterangan yang berbeda sehingga perlu untuk kita klarifikasi ” papar kasat.(Muchlis)

About admin

Check Also

Cegah ASN Bolos, Pemkab Lampung Selatan Akan Terapkan Absensi Online Berbasis Aplikasi GPS

LAMPUNG1.COM,  Lamsel– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan menerapkan sistem absensi online berbasis aplikasi yang dilengkapi Global Positioning System (GPS). Hal …