Minggu , Mei 16 2021
Home / Ruwa Jurai / Kasus Revta Sa Fallas Bukan Hanya Pencurian Dalam Keluarga Ternyata Melebar Ke Penipuan Penggelapan

Kasus Revta Sa Fallas Bukan Hanya Pencurian Dalam Keluarga Ternyata Melebar Ke Penipuan Penggelapan

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Satreskrim Polres Tanggamus terus melakukan penyelidikan kasus lain yang menjerat Revta Sa Fallas, pasalnya bukan hanya pencurian dalam keluarga, ternyata melebar ke penipuan penggelapan dengan korban orang lain para pemilik kendaraan.

Hal itu terungkap setelah Firdaus, warga Tanjung Senang, Bandar Lampung menemui Kasatreskrim Polres Tanggamus Inspektur Satu Ramon Zamora dan menceritakan bahwa mobilnya telah di rental namun digadaikan kepada orang lain oleh Revta Sa Fallas.

Menurut Kasatreskrim Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora, SH dengan adanya laporan dari Firdaus, pihaknya kini makin tahu tentang tindak kejahatan Revta.

“Untuk laporan dari korban Firdaus kemungkinan akan ditangani Polresta Bandar Lampung sebab kejadiannya di sana. Sedangkan kami fokus pada kejadian di Tanggamus,” ungkap Iptu Ramon Zamora mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK

BACA JUGA:  Situs Purbakala Di Lampung Timur, Jadi Lokasi Pencabulan Pelajar

Ramon mengaku, kemungkinan Revta juga bagian dari sindikat penipuan dan penggelapan kendaraan. Itu didasar dari banyaknya korban.

“Jika ada warga Kabupaten Tanggamus yang dirugikan oleh tersangka Revta, kami persilahkan melapor di Polres Tanggamus,” tandasnya.

Sementara itu, menurut Firdaus, dirinya pemilik kendaraan Daihatsu Panther nopol B 1377 BRF warna silver. Mobil tersebut disewa/rental oleh Revta pada 2018 lalu dan sampai sekarang tidak dikembalikan.
Ia mengaku, mulanya kenal dengan Revta setelah memposting lewat akun Facebook.
Firdaus ingin menegaskan bahwa korban Revta bukan hanya keluarga. Tapi orang lain yang sementara ini adalah para pemilik kendaraan.

BACA JUGA:  Droping Material di Lokasi Jalan TMMD Pantirejo Beresiko Tinggi

“Ada teman-teman saya dari Grab, Go Car dan lainnya sekitar delapan orang yang mobilnya dirental sama Revta sampai sekarang belum dikembalikan,” ujar. Firdaus.

Ia mengaku, semula juga kaget, karena banyak yang jadi korban perempuan berusia 32 tahun tersebut. Sesama mereka baru tahu setelah bertemu di Polresta Bandar Lampung untuk melaporkan Revta.

“Kalau saya dan teman-teman lainnya ingin mobil itu dikembalikan, bisa didapatlah mobil semuanya. Mobil saya itu dibeli dari jual tanah,” ujar Firdaus.

Atas perbuatannya, tersangka juga dapat dijerat perkara penipuan dan penggelapan sesuai laporan korbanya maka dan kembali terancam pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.

BACA JUGA:  PWI Lampura Silaturrahmi ke Kediaman Plt Bupati Budi Utomo

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu rumah tangga (IRT) berusia 32 tahun bernama Revta Sa Fallas, ditangkap Satreskrim Polres Tanggamus dalam pelariannya saat berada di Apartemen Malioboro City Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Tersangka merupakan DPO dalam perkara pencurian dalam keluarga yakni sejumlah harga berharga milik mertuanya sendiri yakni Farizal Indra (62) warga Pekon Terbaya Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus.

Atas penangkapan tersebut terungkap, pencurian dilakukan tersangka bernilai fantastis berupa 1 BPKB mobil serta 3 sertifikat tanah yang terletak di Natar dan Bandar Lampung sehingga korban menderita kerugian senilai Rp1 milyar.(Adi)

About admin

Check Also

Personil Kompi 2b Pelopor Melaksanakan PAM Arus Balik Hari Raya Idul Fitri 1442.

LAMPUNG1.COM –¬†Menindak lanjuti Nota Dinas Karo Ops Polda Lampung Nomor : B / ND- 100 …