Minggu , Mei 16 2021
Home / Nasional / Batam / Komisi 1 DPRD Batam Gelar RDPU Bahas Penggusuran Kampung Cuting Jaya

Komisi 1 DPRD Batam Gelar RDPU Bahas Penggusuran Kampung Cuting Jaya

LAMPUNG1.COM, Batam – Komisi l DPRD kota batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) kelanjutan mengenai penggusuran warga kampung cuting jaya RT 05 RW 01 kelurahan tanjung uncang kecamatan batu aji kota batam provinsi kepulauan riau (Kepri).

Dimana penggusuran warga kampung cuting itu dilakukan oleh PT Sigma Aurora Property. Melalui tim pengamanan diretorat BP batam dan satuan polisi pamong praja (satpol PP) Pemko batam pada minggu lalu.

RDPU yang digelar diruang rapat komisi l DPRD kota batam,Rabu (28/4/2021).
Rapat Dengar Pendapat Umum tersebut dipimpin oleh ketua komisi l Budi Mardiyanto didampingi anggota komisi l DPRD kota batam Utusan Sarumaha, Erikson, Tan Atie.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Berikan Tethering Gratis Kepada Anak Anak SD Untuk Belajar Bersama

Dalam rapat RDPU yang digelar diRuang Rapat Komisi I DPRD Kota Batam tersebut turut dihadiri oleh Kapolresta Barelang diwakili,
Kepala BP Batam, diwakili, Ketua TIM Terpadu, Dir Pengelolaan Lahan BP Batam,
Dir infrastruktur Kawasan BP Batam,
Ka Satpol PP, Ka DPM PTSP, Camat Batu Aji,
Lurah Tanjung Uncang,perwakilan warga kampung cuting, Pimpinan perusahaan tidak hadir.

Ketua komisi l Budi Mardiyanto dalam Rapat Dengar Pendapat mengatakan “bahwa rapat pada hari ini sudah ada titik temu dan pada prinsipnya bahwa warga masyarakat ini mengharapkan sagu hati yang pernah dijanjikan oleh pihak perusahaan”.

BACA JUGA:  Di Duga Terlibat Penjambretan, 2 Pemuda Di Jebloskan Ke Penjara.

“untuk itu maka kita meminta komitmen perusahaan yang pernah menyanggupi sagu hati kepada warga masyarakat tersebut. Jadi kita meminta kepada pak lurah dan yang pernah sudah dilakukan oleh ditpam dalam memfasilitasi, untuk itulah makanya kita meminta kembali untuk supaya memfasilitasi warga masyarakat kampung cuting,” katanya.

Sementara itu anggota komisi l Utusan Sarumaha, mengatakan “terkait penggusuran warga kampung cuting yang dilakukan oleh tim terpadu tersebut bahwa pihaknya menilai dari sisi hukum, bahwa cara yang dilakukan itu salah. bahkan ia meminta tim terpadu itu lebih baik dibubarkan saja,” Ucap Sarumaha.

BACA JUGA:  Capai 47 Persen, Satgas TMMD Bojonegoro Kawal Terus Pengerjaan Normalisasi Sungai Jatimulyo

Dia mengatakan “jadi jangan sampai terjadi pelanggaran – pelanggaran dan kemudian tim terpadu ini dimanfaatkan oleh swasta untuk menggusur masyarakat yang berada diatas PL”.

“Jadi kami sebenarnya bukan tidak memahami kondisi daripada swasta, akan tetapi ada mekanismenya, ada prosedurnya yang tidak menimbulkan hak azazi manusia dan tidak menimbulkan kegaduhan,” katanya (iwan).

About admin

Check Also

Personil Kompi 2b Pelopor Melaksanakan PAM Arus Balik Hari Raya Idul Fitri 1442.

LAMPUNG1.COM – Menindak lanjuti Nota Dinas Karo Ops Polda Lampung Nomor : B / ND- 100 …