Kamis , Juli 29 2021
Home / Peristiwa / Rampas Tas Mahasiswi, Penjambret Tertangkap Di Gedongtataan

Rampas Tas Mahasiswi, Penjambret Tertangkap Di Gedongtataan

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN- Penjambret bermodus pepet motor tertangkap setelah korban menabrak motor pelaku berinisial MSA (23) hingga keduanya terjatuh. Korban UPS (21) bersama FBK (21) merupakan keduanya mahasiswa mengejar pelaku sampai tepatnya di depan Masjid Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.

” Pelaku dapat di amankan oleh masyarakat, tidak lama kemudian anggota gabungan Piket Fungsi Polsek Gedong Tataan datang dan membawa pelaku Ke Polsek Gedong Tataan guna di lakukan penyidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek Gedong Tataan Kompol Hapran, SH mewakili Kapolres Pesawaran AKBP. Vero Aria Radmantyo, Jum’at (28/05/2021).

BACA JUGA:  Penambahan Tenda di Lokasi TMMD Ke-110 Kodim 1206/ Psb

Menurutnya, pelaku adalah seorang mahasiswa asal warga Pekon Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu,
diamankan berdasarka laporan korban atas kejadian tersebut sekitar pukul 19.00 Wib pada hari Jum’at (28/05/2021) saat itu korban sepulang kuliah dari arah Bandar lampung bersama saksi melintasi Jalan Ahmad Yani Dusun Way Hui, Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.

” Pelaku secara tiba tiba memepet sepeda motor korban dan menarik tas korban sampai terputus yang di selempangkan di pinggang sebelah kanan. Setelah pelaku berhasil mengambil tas milik korban dan pelaku pergi kearah Gedong tataan dengan menggunakan sepeda motor Pop warna putih,” jelas Kompol Hapran.

BACA JUGA:  Ternyata Hansip Ini Berikan Komentar Mengenai TMMD 108 di Desanya

Akibat peristiwa tersebut, sambung Kapolsek, korban mengalami kerugian dan barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku yakni 1 buah tas warna putih yang berisi 1 (satu) Buah Handpone Samsung A6 warna Biru Dongker, uang Tunai senilai Rp. 340.000,- ( Tiga Ratus empat puluh ribu Rupiah), 1 Buah ATM BRI An. Korban.

” Dan 1 Buah ATM BTN an. Korban, 1 Buah ATM BNI an. korban, 1 Buah KTP an. korban, 1 Buah Jam tangan merk diar. 1 Unit Sepeda Motor Pop warna putih tanpa Nomor polisi milik Pelaku, berikut 1 unit sepeda motor Beat Warna Biru BE 7410 UR milik saksi,” kata dia.

BACA JUGA:  Wakil Rakyat : “Perpustakaan Metro Harus Modern”

Hapran menambahkan, korban UPS (21) adalah seorang mahasiswi warga Desa Teratas Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus bersama saksi (FBK) yang merupakan mahasiswa asal warga Desa Pekon Podomoro, Kabupaten Pringsewu.

” Atas laporan korban dan saksi dalam kasus ini masih ditangani Polsek Gedongtataan untuk dilakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut dengan mencatat keterangan saksi-saksi dan melakukan penyelidikan terkait jaringan pelaku curas (Pencurian dan kekerasan) sebagaimana dimaksud
Pasal 365 KUHPidana,” tutupnya. (Wahyudin).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

BPNT di Kecamatan Padang Ratu Diduga Dimonopoli

LAMPUNG1.COM, Lampung Tengah – Pencairan bantuan pangan non tunai (BPNT) bagi warga kurang mampu di …