Sabtu , Oktober 16 2021
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Carut Marut Pertanahan Jadi Isu Strategi, Dendi Minta Diselesaikan

Carut Marut Pertanahan Jadi Isu Strategi, Dendi Minta Diselesaikan

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN- Carut marutnya legalitas atas hak kepemilikan lahan tanah menjadi isu strategi di Kabupaten Pesawaran. Permasalahan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) ATR/BPN bersama Pemkab Pesawaran, Rabu (09/06/2021).

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Kaligis menyampaikan, permasalahan pertanahan ini sudah lama terjadi yang harus diselesaikan bersama masyarakat dengan cara santun dan halus dengan pendekatan secara persuasif.

” Apabila pertanahan di Pesawaran tidak ditata dengan baik, tentunya tidak menutup kemungkinan sepuluh tahun kedepan akan muncul kembali masalah serupa dan terjadinya keributan di masyarakat,” ucap Dendi saat menghadiri rakor tersebut.

BACA JUGA:  HUT RI Ke-75, Nanang Ermanto Silaturahmi dan Beri Tali Asih Pejuang Kemerdekaan

Contohnya sambung Dendi, ada yang mengaku memiliki surat tanah dari jaman Belanda, ada yang dari tanah adat, dan saling klaim satu sama lain, juga banyak terjadi.

“Belum lagi ditambah strategis wilayah Pesawaran memiliki empat kawasan register. Hal ini juga jangan sampai menjadi bancakan, termasuk lahan kegiatan ilegal oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Dendi, pentingnya menginventarisir setiap permasalahan terkait kepemilikan lahan sebagaimana menjadi isu strategis di Pesawaran. Solusinya harus diperkuat legalitas dengan dibuatkan sertifikat sesuai undang – undang dan peraturan yang berlaku.

BACA JUGA:  Setundun Pisang Sebagai Tanda Buah Tangan Untuk Satgas TMMD 109 Karanganyar

Untuk itu, ujar Dendi berharap melalui rakor ini untuk bisa menemui titik terang dalam permasalahan pertanahan di Bumi Andan Jejama.

” Terutama, saya berharap OPD masing-masing untuk bisa membuatkan peta dan menginventarisir permasalahan yang menjadi domainnya,” pungkas Dendi.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan Kepala ATR/BPN Pesawaran, Darman Hutasoit bahwa kegiatan Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria ini bertujuan untuk menata kembali struktrur ke agrarian pertanahan di Pesawaran.

BACA JUGA:  Semua Sasaran Fisik TMMD Tambakselo Capai 70 Persen

“Meliputi dua hal, yakni penataan aset dan penataan akses,” singkat Darman, saat itu dihadiri Kepala Kanwil BPN/ATR Lampung, diwakili oleh Kabid Penataan, Maria Irmina Dwi Sara, Sekda Pesawaran, Kesuma Dewangsa, dan berbagai OPD Pesawaran. (rls/wahyudin).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Anggota PWI Pringsewu Harapkan Dalam Konferprov PWI Lampung Ke Depan Tidak Ada Mandat

LAMPUNG1.COM,Pringsewu – Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pringsewu mengharapkan dapat menyalurkan langsung hak pilih …