Kamis , Juli 29 2021
Home / Peristiwa / Taman Indonesia Indah Menggala 6 Ha Vs Wisata Cakat Raya 13,5 Ha

Taman Indonesia Indah Menggala 6 Ha Vs Wisata Cakat Raya 13,5 Ha

LAMPUNG1.COM,┬áTulang Bawang – Dilema Destinasi Wisata Cakat Raya yang berawal bernama Taman Indonesia Indah Menggala (TIIM) yang berdiri diatas tanah seluas 6 hektare serta bangunan cagar budaya yang ada di wilayah cakat berdasarkan peraturan daerah bangunan tersebut yang mengunakan anggaran negara kini kian terbengkalai. Kamis (10-6-2021)

Hirup pikuk pemberitaan sebelumnya tentang anggaran DAK 2019 dan permasalahan ke absahan secara hukum kepemilikan tanah serta bangunan yang tak terurus yang mana notabennya menghabiskan anggaran milyaran rupiah.

Ketika kepala dinas pariwisata Ismed di konfirmasi dirinya menjelaskan, Masalah di Pariwisata kita memang pengelola tentang wisata tetapi tidak semua wisata bisa dikelola sepenuhnya serta terbatas, untuk bangunan kami sudah berusaha dan sudah mengajukan nota dinas ke dinas PU karena leading sektor pembangunan itu ada di PU.

BACA JUGA:  Akhirnya Penulis KIM Hongkong di Warung Tuak Berhasil Dibekuk Tekab Polres Labuhanbatu

“Kami sudah mengajukan nota dinas ke Bupati melalui Sekda untuk meminta renovasi berat di lima titik, pertama kantor pariwisata, tangga raja, gedung Kartini, sesat agung dan terakhir wisata cakat raya. Kemungkinan terhambat karena masalah anggaran belum bisa terealisasi tetapi kami dari pariwisata tidak menutup mata begitu saja,”ungkapnya saat diruang kerjanya. Senin (7-6-2021)

Lanjutnya, jika tidak salah luas tanah yang ingin disertifikatkan seluas 13,5 hektare di Tahun 2020, terakhir per Desember sudah dilakukan pengukuran sertifikat, namun hingga kini tidak terlaksana mungkin karena waktu yang terlalu mendesak, ada kemungkinan akan dilanjutkan di tahun 2021 ini.

BACA JUGA:  Ambil Sikap! LPKSM Siap Laporkan BFI Karimun ke OJK

Terkait nama TIIM kepala dinas Pariwisata Ismed baru mengetahui bahwa dulu destinasi cakat raya bernama TIIM.

“Saya juga baru tau nama tersebut dari pemberita media, saya taunya hanya wisata cakat raya saja, mungkin pak Mance dulu memiliki ide-ide yang cemerlang, jadi wajarlah dirinya dapat menjabat Bupati dua periode,”ujar Ismed

Sementara disisi lain, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Tulangbawang melalui Hak jawabnya menjelaskan bahwa, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang mengarahkan kawasan wisata Cakat Raya, menjadi kawasan wisata etnik, terintegrasi dan artistik.

BACA JUGA:  Warga Sempat Tidak Percaya Jalan Pantirejo Akan Dibangun TNI

“Sebaiknya penjelasan yang diinginkan tentang rancangan pembangunan hendaknya dimintakan keterangan kepada kami pihak Bappeda yang bertanggungjawab mengkoordinasikan dokumen perencanaan. Agar Secara jelas, teknokratis, filosofis, dan alur proses dan pembiayaannya serta tidak membangun persepsi yang tidak sesuai kaidah keilmuan perencnaan dan penganggaran,”ujarnya.(mad)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Antusiasme Masyarakat Distrik Aimas Dalam Serbuan Vaksinasi Yang Digelar TNI AL Wilayah Sorong

LAMPUNG1.COM –┬áProgram vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat maritim masih terus berjalan hingga akhir Juli, kali ini …