Selasa , Juni 8 2021
Home / Hukum Kriminal / Terlibat Kasus Narkoba, Tukang Jahit di Labuhan Batu Dibekuk Polisi

Terlibat Kasus Narkoba, Tukang Jahit di Labuhan Batu Dibekuk Polisi

LAMPUNG1.COM, Labuhan Batu – Seorang Ibu rumah tangga berinisial JS (33) warga Dusun Kampung Baru Terang Bulan Kecamatan Aek Natas Labuhanbatu Utara, berprofesi sebagai tukang jahit terlibat peredaran gelap narkoba jenis sabu akhirnya di bekuk Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, Senin (7/6/2021).

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.,MH melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu menyebutkan awalnya Sat Narkoba Polres Labuhanbatu mendapat informasi dari warga bahwa dan postingan di media sosial bahwa di Desa terang bulan sering terjadi transaksi narkoba, dicurigai seorang ibu rumah tangga ikut terlibat bendaharam tersebut, mendengar informasi tersrbut Sat Narkoba langsung menuju TKP.

BACA JUGA:  Saptiktank Mushola Sudah Mulai di Cor di Hari ke 5 TMMD

Selama sepekan dilakukan penyelidikan, melakukan under cover buy dan akhirnya tepat pada hari Sabtu sekira pukul 12.00 WIB Sat Narkoba Polres Labuhanbatu berhasi bekuk seorang terlibat peredaran gelap Narkoba dengan BB (Barang Bukti) 2 Gram SABU pelaku langsung digelang ke Mapolres Labuhanbatu.

Tersangka dititipkan 2 paket narkoba jenis SABU, sebanyak 2 gram setiap minggunya seharga Rp 650 hingga 700 ribu Rupiah, tersangka menjual SABU tersebut seharga Rp 950 hingga 1 Juta Rupiah, dari hasi penjualan tersangka mendapat keuntungan sebesar 350 Ribu hingga 400 Ribu setiap minggunya, kegiatan ini sudah dijalan tersangka selama sebulan seperti Pengkuan tersangka,terhadap yang diduga pemasok barang masih ditindak lanjuti dengan penyelidikan karena sistemnya dititipkan dan tidak dikenal orangnya.

BACA JUGA:  Umbul-Umbul Semakin Menambah Meriah Lomba Mancing Mania Pra TMMD 106 Kodim Cilacap

Lebih lanjut Kasat Narkoba mengatakan, penangkapan tersangka ini secara kemanusiaan kami harus berikan perhatian kepada 3 Orang anaknya yang masih kecil dan bersekolah sementara suami ibuk ini sudah di vonis selama 9,3 tahun dalam perkara narkoba juga dan sekarang menjadi warga binaan di Lapas,nanti kami akan kami komunikasikan dengan keluarga ibuk ini sementara yang masih mengurus anak anaknya adalah tetangganya,apabila dari keluarga tidak berkenan kami akan carikan pesantren dan kami juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Labura.

BACA JUGA:  Bupati Tuba Kukuhkan Tim Saber Pungli

Kami mengimbau kepada warga masyarakat sesulit apapun dalam himpitan ekonomi tidak terlibat dalam penyalahgunaan gunaan narkoba karena dilarang undang undang,terhadap JS dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun, tegas Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu. (Muchlis)

About admin

Check Also

Vaksinasi Massal, Bhabinkamtibmas Beri Imbauan Guna Tekan Covid 19

LAMPUNG1.COM, Way Kanan – Bhabinkamtibmas Polsek Blambangan Umpu melaksanakan pengamanan kegiatan Vaksinasi Massal di Lapak …