Senin , September 20 2021
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Selebaran Penolakan PPKM Darurat di Pasar Hanura, Didalami Polisi

Selebaran Penolakan PPKM Darurat di Pasar Hanura, Didalami Polisi

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Merebaknya selebaran penolakan pemberlakukan PPKM Darurat di Pasaran Hanura, Kecamatan Teluk Pandan nampaknya didalami pihak aparat kepolisian setempat, meskipun demikian Kepala Desa Hanura memastikan situasi sampai saat ini kondusif.

” Ya, benar kami dimintai keterangan adanya selebaran penolakan PPKM Darurat yang tersebar di sejumlah titik di seputar Pasar Hanura, namun sebenarnya itu ulah provokator untuk mempengaruhi para pedagang dan masyarakat atas adanya pemberlakuan PPKM Darurat tersebut,” ujar Kepala Desa Hanura, Rio Remota saat ditemui di ruang kerjanya Jum’at (23/07/2021).

Menurutnya, selebaran penolakan tersebut dibuat oleh orang tak bertanggungjawab yang disebarkan dan ditempel oleh provokator agar dibuat tidak kondusif. Apalagi sampai mengajak seseorang. Ini sangat berbahaya dan sangat disayangkan atas ulah oknum tersebut.

BACA JUGA:  Danki Satgas TMMD Reguler 109 Kodim 0727/Karanganyar Pimpin Apel Pagi

” Jika tertangkap pelaku penyebar selebaran tersebut, tentu itu bukan ranah pemerintah desa ataupun satgas covid-19 lagi, tapi itu sudah ranahnya pihak berwajib. Ini yang sangat disayangkan oleh pihak pemerintah desa dan satgas covid-19 desa Hanura,” ucap Kades Hanura.

Lebih dari itu, Rio menegaskan, beredarnya selebaran poster penolakan PPKM Darurat itu ternyata masuk dalam target pihak kepolisian, meskipun demikian sebenarnya para pedagang memaklumi dan mengikuti aturan pemerintah, sedangkan masyarakat menyadari akan pentingnya perlindungan keselamatan kesehatan yang saat ini penyebaran covid-19 terus meningkat dan meluas di Kabupaten Pesawaran, termasuk di Desa Hanura masuk status zona merah.

” Alhamdulilah para pedagang pasar dan masyarakat tidak terpengaruh akan isu tersebut sampai saat ini kondisi masih kondusif, tapi terkait kasus tersebut tetap berjalan karena ranahnya penegakan hukum, maka dari itu berharap Desa Hanura untuk terus kondusif meski pandemik covid-19, namun tentunya juga tentang covid-19 ini menjadi dilema di masyarakat, karena sebagian ada yang mempercayai, dan sebagian lagi tidak mempercayai,” jelas dia lagi.

BACA JUGA:  Prihatin Nasib Daryati, Nunik Upayakan Bantu ke Kementerian dan DPR RI

Padahal sambung Rio, himbauan, sosialisasi ini dilakukan demi perlindungan keselamatan kesehatan masyarakat sebagaimana instruksi pak Presiden Jokowi tentang pemberlakuan PPKM Darurat dan ditambah diperpanjang sampai tanggal 26 Juli 2021 oleh Pak Presiden Jokowi, dan Instruksi Bupati Pesawaran, belum lagi surat edaran bersama serta adanya surat edaran dari Gubernur Lampung tentang PPKM Darurat.

” PPKM Darurat di Desa Hanura ini dilakukan saat hari libur yakni Hari Minggu. Itupun kami lakukan cara humanis dan santun himbauan dan sosialisasi disampaikan kepada para pedagang dan masyarakat, dalam suasana libur tersebut tentu kami manfaatkan penyemprotan disinfektan di semua lokasi pasar, tentu itu sempat adanya penolakan segelincir karena alasan perut,” terangnya.

BACA JUGA:  Dua Putra Terbaik Bumi Tapanuli Selatan, Tatap Muka di Kodim 0209/LB

Untuk Itu, lanjut Rio, hal ini berkat sinergitas dengan pihak Polri, TNI, dan Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten yang terus mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

” Sehingga hal ini menjadi harapan agar lebih ketat lagi penerapannya untuk bersama-sama disosialisasikan pengetatan dan pembatasan kegiatan sosial kemasyarakat guna percepatan penanggulangan Corona Virus Disease 2019 agar berakhir dan bebas dari covid-19,” pungkasnya. (Wahyudin).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Pengurus Daerah PABPDSI Pesawaran Akan Dilantik Besok

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PD PABPDSI) Kabupaten …