Selasa , November 30 2021
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Melalui RKPDes 2022, Sukajaya Lempasing Dongkrak Masyarakat Desa Mandiri

Melalui RKPDes 2022, Sukajaya Lempasing Dongkrak Masyarakat Desa Mandiri

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Musyawarah Desa (Musdes) di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan mendongkrak pembangunan dan pemberdayaan secara merata dalam pembahasan bersama melalui Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPDes) Tahun 2022 berlangsung di Balai Desa setempat, Kamis (21/10/2021).

Ketua BPD Sukajaya Lempasing, Zaini menyampaikan, RKPDes Tahun 2022 itu hasil dari usulan yang telah digodok bersama dalam musyawarah dusun (musdus) kembali digodok dalam musyawarah desa (musdes) dengan melibatkan semua unsur desa.

” Jadi apa yang sudah diusulkan atau disepakati dalam musdus dan hasil Musdes ada yang tidak masuk dalam skala prioritas, tentu bukan berarti tidak direalisasi, namun mengingat keterbatasan anggaran dana desa (DD), tapi itu akan diusulkan ke Pemkab Pesawaran, yang akan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Desa Sukajaya Lempasing,” jelas Zaini saat Musdes RKPDes Tahun 2022.

BACA JUGA:  Bupati Agung Lakukan Kunker di Kampung Ciomas Desa Bumi Nabung

Senada juga disampaikan Kades A. Zaenuri., S.Pd., M.Pd bahwa musdes ini menindaklanjuti usulan masyarakat yang telah disepakati melalui musdus dan kembali digodok dalam musdes untuk ditetapkan sebagai skala prioritas dalam Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPDes) Tahun 2022 .

” Usulan yang telah ditetapkan itu adalah kegiatan skala prioritas namun demikian juga, jika ada usulan belum masuk skala prioritas tetap diperjuangkan yang akan diusulkan ke APBD Kabupaten, mengingat keterbatasan dana desa, dengan harapan agar bisa tercover semua, selain dari DD maupun dari APBD untuk memenuhi harapan masyarakat Desa Sukajaya Lempasing,” jelas Zaenuri.

Dalam kesempatan itu, Camat Teluk Pandan, Zulkifli Nuh mengingatkan dana desa yang digulirkan ke desa-desa itu tidak semua bisa mengcover semua kegiatan namun harus ditetapkan skala prioritas yang bisa dimasuk dalam RKPDes Tahun 2022.

BACA JUGA:  Angka Stunting di Kabupaten Tulangbawang Turun

” Mengingat penggunaan anggaran dana desa itu tidak semua ke fisik pembangunan juga skala prioritas pemberdayaan, jadi saran saya jika diusulkan mobil ambulance untuk tahun 2022 tentu itu bisa dialihkan ke pemberdayaan yang dapat menyentuh kearifan lokal, terutama kebutuhan adat,” ujar Camat.

Lebih dari itu, Camat Zulkifli menambahkan, peran fungsi perangkat desa dan unsur desa termasuk BPD juga dituntut harus berjalan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), mengingat ada hak dan kewajiban yang harus dipenuhi, selain pelayanan, pengawasan, juga dituntut untuk aktif mendorong peningkatan pajak.

BACA JUGA:  Warga Jatiwarno Antusias Sambut Jalan Baru Hasil TMMD 109

” Jadi semua dapat berjalan dengan baik sesuai tupoksinya dengan harapan terwujudnya desa berkembang dan mandiri, tidak lagi stagnant (mandek,red), apalagi anggaran dana desa tersebut sudah berjalan tahun kedelapan (ke-8), tentunya bukan lagi maju, seharusnya sudah mandiri, maka saya minta RT dan Kadus mendorong warga wajib pajak. Insyaallah bisa tercover semua di tahun 2023,” pungkasnya.

Hadir dalam Musdes RKPDes Tahun 2022 tersebut, Selain Camat Teluk Pandan, juga Sekcam Hadi Jaya Kusuma, Kasi PMD Kecamatan, Ewin Vithori, S.Sos, MM, Ketua Fasilitator Kecamatan Teluk Pandan, Irma Damayanti, Wakil Ketua BPD, Erlan, Salam, S.Pd.,M.Pd, Perangkat Desa, RT, Kadus, dan unsur Desa, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Adat, serta Tokoh Agama.
(Wahyudin)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Polisi Amankan 1 Terduga Kasus Pengeroyokan Di Tanjung Bintang

LAMPUNG1.COM, Pihak Kepolisian berkomitmen untuk melakukan proses penegakan hukum secara profesional dan berimbang, pada penanganan …

PEMBANGUNAN DESA SUKAJAYA LEMPASING