Rabu , Januari 12 2022
Home / Ruwa Jurai / Tak Rela Kehilangan Bansos, Warga Serbu Gerai Vaksin Hingga Mengular Panjang

Tak Rela Kehilangan Bansos, Warga Serbu Gerai Vaksin Hingga Mengular Panjang

Lampung1.Com Way Kanan — Dengan keluarnya salinan peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan presiden nomor 99 tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi corona virus disease 2019, (Covid-19) .

Bunyi Perpres tersebut yang membuat gaduh di masyarakat terdapat di pasal 13 poin ke 4 yang berbunyi, Setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima Vaksin Covid-19 yang tidak mengikuti Vaksinasi Covid-19 Sebagai mana dimaksud pada ayat (2) dapat dikenakan sanksi administratif, berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, penundaan atau penghentian layanan adminsitrasi pemerintahan dan atau dikenai Denda.

Salinan Perpres tersebut tersebar di media sosial, group WhatsApp dan telah menjadi viral di masyarakat. yang menjadi buah bibir warga terkait pemutusan bantuan sosial tersebut adalah, jika warga belum divaksin dan ia merupakan keluarga penerima manfaat dari program bantuan sosial pemerintah maka bantuan tersebut akan diputus. Oleh sebab itu warga berbondong-bondong mencari gerai vaksin Covid-19 untuk di vaksin agar Bantuan sosialnya tidak diputus oleh pemerintah.

Cuaca yang terik dan suhu yang panas tidak mengendorkan semangat peserta vaksin untuk mengantri digerai Vaksinasi yang berlangsung di Aula Kampung, Mekar Asri Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan ,Provinsi Lampung, pada Sabtu (23/10/2021) Siang kemarin.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Reg - 109 Bantu Ibu Angkat Hasil Panen Padi

Animo masyarakat meningkat tajam untuk di vaksin ketika salinan peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan presiden nomor 99 tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19, Beredar di masyarakat.

Siang itu, Aku mengantar istri untuk divaksin pertama di Aula Kampung Mekar Asri dengan bermodalkan photo copy KTP dan KK sebagai syarat untuk mendaftar sebagai peserta vaksinasi yang diadakan oleh kampung tersebut. Sesampai nya di lokasi sekitar pukul 14:00 WIB Peserta semakin banyak dan membludak sehingga menyebakan antrian mengular panjang.

Meski aparat telah berjaga ketat untuk disiplin Prokes, namun dengan jumlah ratusan orang yang ikut serta dalam kegiatan vaksinasi tersebut tampak kewalahan. Terlihat Petugas di pintu pendaftaran dengan tubuh yang kekar, tinggi jangkung, berambut cepak, dan berbaju loreng kepayahan mengatur peserta vaksin yang ngeyel agar tertib menunggu giliran.

Sementara disudut teras Aula Kampung, petugas vaksinator mulai kegerahan dengan mengipas-kipaskan map yang ada, Keringat mulai bercucuran membasahi wajah nya, Sambil menunggu peserta masuk kedalam untuk disuntik Vaksin Covid-19, Kegerahan tersebut disebakan oleh cuaca yang panas dan Padat nya jumlah manusia yang berada di area tersebut.

Sambil menunggu di warung pecel yang terbuat dari tiang bambu, beratapkan terpal berwarna biru tepat berada disamping balai kampung tersebut, Kupesanlah segelas Es cendol guna mengobati dahaga di cuaca yang panas dan terik, nyambi menunggu istri selesai divaksin.

BACA JUGA:  Gubernur H.Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Hj Marlin Agustina Akan Bergerak Cepat Memulihkan Ekonomi Kepri

Diwarung tersebut banyak Emak-emak ngerumpi membicarakan masalah vaksin, Banyak hal yang menarik dari pembicaraan terkait keniginan mereka mau untuk divaksin, Dengan Spontan akupun bertanya dengan M’bk Yut yang umur nya sekitar 45 tahun, M’bk Yut merupakan orang yang sudah kukenal dia adalah penjual gorengan yang biasa tempat aku nongkrong dengan teman-teman.

“Tumben M’bk Yut mau divaksin, katanya kemaren ga mau divaksin “Candaku kepadanya ya, Sambil menegak Es Cendol yang kupesan dari bibik tukang pecel. sebelum nya ia pernah bilang kepadaku tidak mau divaksin dengan alasan takut jika divaksin nanti menimbulkan penyakit yang lain .

“Macet yan klo ga divaksin, Ga dapat sertifikat vaksin nanti, Nanti bantuan PKH saya diputus kalo saya ga bisa nunjuin kartu vaksin pas penyaluran bantuan” Ungkap nya sambil tertawa lepas.

“Tau ga, Ibu ibu itu…. yang ngantri panas-panasan itu, Mau divaksin karena mau dapat kartu vaksin, Takut bantuan nya diputus oleh pemerintah” Ujarnya sambil menunjuk ke arah antrian panjang peserta vaksin.

“Memang M’bk Yut tau dari mana kalo ga divaksin, Bantuan nya diputus” Ujar ku bertanya kepada nya.

BACA JUGA:  Polres kabupaten Tubaba Rapat Koordinasi Persiapan Jelang Hari Natal

“Sudah banyak ko pemberitahuannya,Pak lurah sudah pernah kasih tau, di Facebook di group whatsAap juga itu banyak yang ngeshare” Ujar nya kepadaku. Dan akupun menganguk-angguk dalam hati “Pemerintah memang Pintar, dan mempunyai cara sendiri untuk masyarakatnya agar mau divaksin”Gumamku.

Sebelum nya sayapun sudah konfirmasi kepada Kepala Kampung Mekar Asri beberapa hari yang lalu, Bapak Sujamno dan ia membenarkan salinan surat edaran Perpres tersebut, Pada saat itu ia mengatakan “Ya, Kami memang benar telah menerima salinan Perpres itu, Ancaman pemutusan bantuan sosial terhadap warga penerima Bansos yang enggan divaksin dapat diputus, menurut saya itu ide yang sangat bagus, agar masyarakat kita mau divaksin dan negara kita cepat pulih dan lepas dari pandemi Covid-19”Ujarnya.

Setelah 1 jam lama nya, akhir istriku datang dan ia telah selesai divaksin pertama menggunakan Vaksin sinovac dan menunggu 14 hari lagi untuk mendapatkan suntikan ke dua. Selain Vaksinasi Covid-19 Kita juga harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dikehidupan sehari-hari, Seperti halnya memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan tetap membatasi mobilitas, karena dengan cara tersebutlah kita dapat memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19. (Aszhari)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Satu Untuk Semua, Kades Batumenyan Sahruji Transformasi Menuju Desa Maju

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN-Setelah resmi dilantiknya Kepala Desa Batumenyan, bersama Kepala desa terpilih lainnya, Sahruji menjalin sinergitas …