Kamis , Januari 27 2022
Home / Pendidikan / Di Way Kanan Pembelajaran Tatap Muka Terus Dievaluasi Melalui Surveilans Disekolah

Di Way Kanan Pembelajaran Tatap Muka Terus Dievaluasi Melalui Surveilans Disekolah

LAMPUNG1.COM, Way Kanan— Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan terus dievaluasi dan dipastikan sejalan dengan 2 strategi utama pengendalian COVID-19. 2 Strategi tersebut adalah strategi protokol kesehatan (perubahan perilaku atau 3M) dan strategi deteksi atau surveilans atau 3T.Saat ini pemerintah mengharapkan PTM terbatas dapat dibarengi dengan implementasi standar operasional kesehatan ketat agar tidak menimbulkan klaster baru COVID-19. Pendidikan harus berlangsung secara aman, baik bagi para siswa maupun para pendidik dan tenaga kependidikan

Surveilans COVID-19, meliputi pelacakan dan testing dengan metode active case finding atau menjemput bola. Kemudian mengidentifikasi jumlah sekolah di tingkat kabupaten/kota yang melaksanakan PTM terbatas dan melakukan random sampling terhadap 10 persen dari total sekolah yang melaksanakan PTM.

 

Ditingkat kecamatan yang memiliki jumlah sekolah lebih banyak, maka sampel yang diambil lebih banyak. Selanjutnya sampling dilakukan terhadap 30 siswa dan 30 pengajar per sekolah untuk swab PCR dengan metode full testing.Dari hasil swab PCR ini akan ditabulasikan ke dalam data positivity rate atau rasio kasus positif. Jika positivity rate kurang 1 persen maka pelajar yang positif akan dikarantina, sedangkan yang berkontak erat akan diisolasi.Namun, PTM terbatas tetap dapat dilanjutkan di sekolah tersebut. Sementara itu, jika positivity rate sekolah di angka 1 sampai 5 persen, maka pelajar di sekolah tersebut semua akan diswab dan dikarantina, sedangkan sekolah tetap dapat menjalankan PTM terbatas.Jika positivity rate sekolah lebih dari 5 persen, maka sekolah tersebut akan langsung ditutup selama 14 hari. Aktivitas belajar mengajar akan kembali digelar secara daring.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Kodim Pekalongan Gelar Apel Pelepasan

 

Kepala Sekolah Negeri 1 Baradatu Suharmaji menegaskan, PTM terbatas dilakukan karena pembelajaran daring yang telah berlangsung cukup lama.Ia juga menambahkan “Tujuan diadakannya surveilans PTM ini adalah untuk Memantau kesiapan protokol kesehatan satuan pendidikan sebelum memulai PTM, Memantau pelaksanaan prokes yang dilakukan oleh satuan pendidikan selama PTM danMemantau penularan Covid-19 di satuan pendidikan selama PTM” Jelas Kepala SMPN1 Baradatu pada Sabtu (18/12/2021)

BACA JUGA:  Ganda Hariyadi : Wartawan dan Penggiat Media Sosial Jauh Berbeda

 

Penerapan strategi surveilans di dalam ruang lingkup aktivitas belajar mengajar ini akan menjadi percontohan untuk penerapan strategi yang sama pada aktivitas publik yang lain. Pemerintah membuka opsi untuk mereplikasi strategi ini pada berbagai aktivitas lain, seperti perdagangan, aktivitas pariwisata, aktivitas keagamaan, dan aktivitas transportasi, dan sebagainya.

 

Masih ditempat yang sama Kepala Puskesmas Baradatu Dr. Indah Hartati menjelaskan Selama penyelenggaraan PTM, dilakukan surveilans/pemantauan perilaku siswa-siswi serta guru dalam pematuhan protokol kesehatan. Surveilans/pemantauan perilaku dilakukan secara internal oleh satuan tugas penangan covid-19 satuan pendidikan, maupun secara eksternal oleh Puskesmas.

BACA JUGA:  Dukungan Untuk Dokter Zam Maju Pada Pilwakot Bandar Lampung 2020 Terus Mengalir

 

“Pembelajaran tatap muka atau PTM artinya proses belajar mengajar kembali dilakukan di sekolah, hanya saja dibatasi aturan-aturan yang berlaku sehingga prakteknya tidak bisa kembali normal seperti sediakala” Ujar Kapus Baradatu.

 

Selama Proses Surveylans di Sekolah SMPN1 Baradatu Tetap Mengedepankan Protokol Kesehatan yang ketat dengan menerapkan 3 M memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Perilaku disiplin 3M untuk menekan penyebaran Virus Covid-19.Menurut salah satu siswa SMPN 1 Baradatu mengatakan “Saya berharap Proses belajar mengajar Tatap Muka ini terus dilakukan, Sebab Kami Belajar Secara daring yang pernah kami lakukan di masa pandemi ini sangatlah tidak Efisien, Banyak pelajaran kami yang tertinggal dan ada pelajaran yang tak dapat dilakukan secara daring” Ujarnya pada saat melakukan swab PCR disekolah. (Aszhari)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Kebakaran Hanguskan Venetian Familly Karaoke Metro

LAMPUNG1.COM, Peristiwa kebakaran terjadi di bangunan Venetian Familly Karaoke Kota Metro, pada Rabu (26/1) malam. …