Kamis , Januari 27 2022
Home / Ruwa Jurai / Lampung Selatan / OJK Tinjau Dua Desa Inklusi di Lampung Selatan

OJK Tinjau Dua Desa Inklusi di Lampung Selatan

LAMPUNG1.COM, Lampung Selatan – Otoritas Jasa Keuangan melakukan kunjungan ke Desa Inklusi di Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (30/11/2021),

guna melihat secara langsung hasil salah satu program kerja TPAKD Provinsi Lampung pada tahun 2019 lalu.

Dalam kunjungannya, selain ke Desa Cintamulya, juga dilakukan ke Desa Titiwangi di Kecamatan Candipuro,
melibatkan insan pers bersama Kepala OJK, Bambang Hermanto, Pimpinan PT. BPD Lampung KC Kalianda, Malatisno, Kepala Kantor BEI Perwakilan Provinsi Lampung, Hendi Prayogi, dan Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Dikominfo Provinsi Lampung, Lakoni.

” Kunjungan ini sengaja melibatkan para jurnalis
/media supaya melihat secara langsung ke desa ini, dan apa yang dilakukan oleh OJK semata-mata untuk meningkatkan perekonomian mulai dari desa-desa,” ujar Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, Bambang Hermanto, saat itu juga hadir Perwakilan Laku Pandai PT. BPD Lampung, Perwakilan investor BEI Provinsi Lampung, dan Perwakilan Debitur PT. BPD Lampung.

Menurut Bambang, Diskominfo Provinsi Lampung siap mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan OJK, khususnya terkait program-program perekonomian di Provinsi Lampung. Salah satu hal yang mendasari kegiatan ini adalah desa inklusi keuangan yang tidak hanya pemaparan data statistik maupun data desa-desa yang sedang menjadi desa inklusi keuangan.

BACA JUGA:  Gubernur Ridho Ficardo Resmikan Lampung Elephant Park

” Tetapi kegiatannya bisa dilihat secara langsung yang disebut sebagai desa inklusi keuangan. Karena itu didalam kegiatannya bisa secara langsung interview dengan agen laku pandai, para pengelola galeri investasi, pasar modal, dan juga nasabah-nasabah yang bisa digali mengenai suasana ketika aliran-aliran jasa keuangan yang sudah banyak masuk ke desa,” jelasnya.

Tentunya, sambung Bambang, desa inkluasi keuangan ini adalah salah satu program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Lampung. Desa inklusi keuangan ini diharapkan bisa hadir di desa-desa di seluruh Provinsi Lampung. Sederhananya, desa ini bisa disebut sebagai desa inklusi keuangan minimal ada agen laku pandai, BPD PT. Lampung KC. Kalianda dan Lampung smart.

” Dari kehadiran agen laku pandai ini masyarakat bisa melakukan transaksi apapun terkait keuangan perbankan, bahkan lebih unggul agen laku pandai dibandingkan dengan operasional kantor-kantor di kota-kota karena 24 jam, dan tidak mengikuti jam operasional kantor, terlebih BUMDes itu sendiri bisa menjadi agen laku pandai,” terangnya.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Bojonegoro Berkarya Sambil Belajar Ternak Jangkrik

Lebih dari itu, lanjut Bambang, semakin kesini disebut desa inklusi keuangan adalah agen laku pandai yang telah dilengkapi desa inklusi keuangan yang semakin lengkap dengan kehadiran galeri investasi, karena itu di perkenalkan produk kepada masyarakat, sebagai alternatif penyimpanan lebih aman, bisa ke bank, atau ke pasar modal untuk investasi.

” Daripada investasinya ke investasi bodong yang enggak jelas yang harus teredukasi kepada masyarakat, apalagi saat ini lembaga jasa keuangan sudah banyak, baik di pasar modal maupun di perbankan yang semakin mudah diakses untuk layanan di daerah maupun di sektor area setempat,” kata dia lagi.

Lebih lanjut Bambang menegaskan, Desa Cintamulya ini merupakan kerjasama antara BEI dengan Desa Cintamulya dan Mitrako, dan satu lagi di Desa Titiwangi juga ada galeri investasi bekerjasama dengan mandiri sekulitas. Galeri investasi ini dibutuhkan kehadiran dari personil sekulitasnya sendiri. Dari 2.435 desa ini akan dihadirkan galeri investasi. itu yang diharapkan agar galeri investasi lebih lengkap.

” Layanan-layanan keuangannya sesuai dengan one stop layanan. Semua layanan di desa disediakan, jika melihat saat ini untuk di Provinsi Lampung baru ada 12 galeri investasi, delapan (8) diantaranya ada di perguruan tinggi dan empat (4) tersebar di desa Kabupaten Lampung Selatan, dan kabupaten Pesawaran,” ucapnya.

BACA JUGA:  Polres Labuhanbatu Musnahkan 15 Kg Narkotika Jenis Sabu - Sabu

Tidak itu saja, tambah Bambang, kedepan juga mendorong adanya galeri investasi di setiap sekolah tingkat SMA/SMK, mengingat Dinas Pendidikan sudah sepakat agar galeri investasi di setiap sekolah tingkat SMA/SMK untuk bisa dihadirkan galeri edukasi, termasuk juga di Aliyah juga akan dihadirkan termasuk Aliyah di Desa Cintamulya agar diajak kerjasama.

” Dengan demikian juga, melalui kunjungan kerja ini juga didapati pemaparan dan melihat secara langsung ke agen laku pandai di Desa Cintamulya, dan juga galeri nya untuk mengetahui layanan-layanan keuangan di desa ini terhadap perkembangan perekonomian di desa itu sendiri,” pungkasnya dilanjutkan peninjauan kegiatan UMKM, dan olahan selai pisang, layanan Agen Lampung smart, Samsat Desa, dan Bumdes setempat, berakhir di foto gathering di Pantai Kedu Warna dibelakang Polsek Kalianda. (Wahyudin)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Kebakaran Hanguskan Venetian Familly Karaoke Metro

LAMPUNG1.COM, Peristiwa kebakaran terjadi di bangunan Venetian Familly Karaoke Kota Metro, pada Rabu (26/1) malam. …