Sabtu , Mei 14 2022
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Ekowisata Mangrove Petengoran Ramah Lingkungan, Kadispar Apresiasi

Ekowisata Mangrove Petengoran Ramah Lingkungan, Kadispar Apresiasi

LAMPUNG1.COM, PESAWARAN- Ekowisata mangrove petengoran menjadi wisata ramah lingkungan, selain bebas dari sampah, juga ekosistem bagus nan indah, utuh terjaga dan terawat, layak dijadikan contoh di Kabupaten Pesawaran.

Hal ini menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan konservasi hutan mangrove dan berkelanjutan, selaras dengan program yang dicanangkan Bupati Pesawaran terkait sinergitas menjaga kebersihan pantai dan laut.

” Hari ini merasa bergembira setelah melihat situasi lingkungan di mangrove petengoran ini luar biasa, selain ekosistemnya bagus. Juga saya lihat satu pun sampah tidak ditemukan disini,” ucap Ketut Partayasa saat itu bersama Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Pesawaran, Yudiana dalam monitoring ke destinasi wisata pesisir, Jum’at (28/01/2022).

BACA JUGA:  Pentingnya Wasbang Untuk Tumbuhkan Nilai Kejuangan

Sambung Ketut, Haqqul yakin wisatawan akan nyaman berkunjung disini, karena ini sudah berjalan dengan baik sebagai aset untuk mendorong wisatawan yang sudah dikenal oleh Provinsi Lampung, bahkan seluruh Sumatera.

” Alhamdulillah dibawah koordinasi Toni Yunizar, ini bisa dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya, tentu ini untuk menjadi contoh destinasi di Kabupaten Pesawaran,” ungkap Kadis Pariwisata.

Lebih dari itu, Ketut berharap mudah-mudahan ini menjadi aset kabupaten Pesawaran dalam rangka outputnya adalah meningkatkan perekonomian masyarakat.

BACA JUGA:  Sosialisasi Perlindungan Anak Dan Gerakan Sayang Ibu dari Dinas P3AKB Di TMMD Bojonegoro

” Mudah-mudahan ini akan berkah mengelola wisata disini, saya berikan apresiasi yang tinggi. Inilah menjadi contoh dan tetap dipertahankan hutan mangrove yang berada di Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan,” pungkas Ketut.

Toni Yunizar selaku Ketua Pelestari Mangrove Petengoran Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan menambahkan, program yang dicanangkan untuk bersih-bersih pantai dan laut itu perlu komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih terjaga kelestariannya.

” Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah sampah sungai yang mengalir ke laut. Selain berdampak, juga akan mempengaruhi kebersihan dan kenyamanan destinasi wisata pantai dan pulau,” ujar Toni.

BACA JUGA:  Kades Ngrancang, Apresiasi Satuan Tugas TMMD Bojonegoro

Mengingat lanjut Toni, zona destinasi wisata pesisir di Pesawaran ini berhadapan langsung dengan pesisir Kota Bandar Lampung.

” Selain dampak limbah, juga sampah sungai yang tanpa dikelola dengan baik akan terbawa gelombang ombak dan pergerakan angin,” jelasnya.

Karena itu, tambah Toni, akan berdampak pada destinasi wisata pantai dan pulau, tentu berharap perlu dan pentingnya komitmen bersama itu.

” Sehingga kelestarian alam ini tetap utuh dan terawat yang akan memberikan dampak positif di masa depan,” pungkasnya. (Wahyudin).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Sinergitas Pemprov, Karang Taruna Sukseskan Program KPB 

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung-Bentuk sinergitas Pemerintah Provinsi Lampung guna membangkitkan ekonomi kerakyatan kembali Karang Taruna ikut …