Sabtu , Mei 14 2022
Home / Peristiwa / Hadapi PTM Full, Bupati Dendi Evaluasi Covid-19

Hadapi PTM Full, Bupati Dendi Evaluasi Covid-19

LAMPUNG1.COM-PESAWARAN-Pemerintah Kabupaten Pesawaran kembali evaluasi penanganan covid-19, selain menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) full secara terbuka pada bulan Februari 2022, juga menyusul adanya empat (4) pasien terkonfirmasi covid-19 dari dua kecamatan Way Khilau dan Gedong Tataan.

” Ya, tentu itu akan kita evaluasi, apakah penyebaran itu karena kontak erat, atau apakah transmisi lokal. Jadi, ini memang kita lihat ada kontak erat aktivitas yang dilakukan oleh pasien suspect terkonfirmasi omicron,” jelas Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona usai hadiri rapat bersama Wakil Gubernur Lampung, Hj. Chusnunia Chalim, Ph.D, terkait Percepatan Pelaksanaan Program dan Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Pesawaran, Senin (24/01/2022).

BACA JUGA:  Seorang Pemuda Tewas Gantung Diri, Keluarga Tolak Outopsi Jenazah Tegar

Tentunya sambung Dendi, semua aktivitas dan mobilitas akan dievaluasi, mulai dari perkantoran, kerumunan masyarakat, kegiatan-kegiatan di masyarakat formal maupun non formal, berikut juga di sektor pendidikan akan dievaluasi.

” Sehingga kita akan menunggu hasil akhir ini, apakah terkena varian omicron atau varian covid-19 biasa, tapi mudah-mudahan bukan varian baru, jika melihat kronologis pasien itu kontak erat dengan pihak luar, jadi kita mengambil kebijakan masih normal sebagai standarisasi PPKM level 1,” terangnya.

BACA JUGA:  Lecut Semangat, Warga Tebluru Dalam TMMD Lamongan

Lanjut Dendi, tentunya ini ada sebab, dan indikatornya banyak. Salah satunya kedisiplinan masyarakat, mungkin saat bepergian dan pertemu dengan orang-orang membawa gejala covid-19, tapi tentunya itu semua ada evaluasi.

” Yang pasti perlu dipahami tingkat kedisiplinan penerapan protokol kesehatan agak kendor karena aktivitas masyarakat berjalan normal, kerumunan dan kegiatan masyarakat berjalan lagi, bahkan masker ditinggalkan. Jadi saya menegaskan kembali kepada satgas covid-19 untuk kembali operasi yustisi untuk penegakan protokol kesehatan (prokes) di semua lini masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA:  Aksi Perampasan HP Terjadi Di Lampung Timur

Sementara itu Kadis Pendidikan, Arca Martha Utama menyatakan, jika terjadi kasus penyebaran dan terkonfirmasi covid-19, tentu itu segera di evaluasi.
Jadi, tempat-tempat ada kasus penyebaran itu untuk PTM secara terbuka ditunda.

” Namun, jika dua kecamatan itu benar terpapar kasus varian omicorn itu lebih cepat muda penyebarannya, jadi bisa mewakili pusat di kota dan dipedalaman, tentu daerah pesisir aman dari varian omicron. Itu semua kita persiapkan,” pungkasnya. (Wahyudin).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Sinergitas Pemprov, Karang Taruna Sukseskan Program KPB 

LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung-Bentuk sinergitas Pemerintah Provinsi Lampung guna membangkitkan ekonomi kerakyatan kembali Karang Taruna ikut …