Sabtu , Juli 2 2022
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / 24 Orang Ditipu Tawaran Kerja Pegawai Honorer, Pelaku Raup Rp 393 Juta

24 Orang Ditipu Tawaran Kerja Pegawai Honorer, Pelaku Raup Rp 393 Juta

LAMPUNG1.COM, Pesawaran-Kasus penipuan dan penggelapan yang melibatkan masyarakat ditipu untuk masuk menjadi pegawai honorer di pemerintahan Kota Bandar Lampung, kini terbongkar, pelaku diamankan Sat Reskrim Polres Pesawaran.

” Korbannya cukup banyak 24 orang, karena banyaknya laporan masuk, pelaku tunggal berhasil kita tangkap di Kota Palembang pada tanggal 12 Mei 2022. Kasus ini adalah kasus yang menyita perhatian publik,” ujar Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han) didampingi Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husin, S.H., M.H, dalam konpersnya Mako Polres setempat, Selasa (17/05/2022).

Kapolres menjelaskan, modus operandi dari tersangka DPS (30), yaitu menawarkan kepada masyarakat untuk bisa bekerja di Pemkot Bandar Lampung dan akan menjanjikan subscape honorernya. Pelaku meminta uang kepada para korban bervariasi paling tinggi Rp80 juta, kemudian paling rendah Rp5 juta.

BACA JUGA:  Bupati Lamsel Ikuti Peringatan Hari Anti Korupsi Bersama KPK Secara Virtual

” Jadi berkisar antara Rp5 juta sampai Rp80 juta untuk rata-rata kurang lebih di angka 15 juta sampai 20 juta 1 orang, totalnya kita hitung kurang lebih Rp393 juta yang bisa dikumpulkan dari masyarakat yang ingin bekerja di Pemkot Bandar Lampung,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Kapolres, terkait kasus tipu gelap penawaran pegawai honorer ini yang menjadi korbannya adalah warga Pesawaran, dan masyarakat lain di Bandarlampung tertipu juga.

BACA JUGA:  Tinggalkan Kenangan, Satgas TMMD 109 Foto Bersama Warga Jatiwarno

” TKP di Pesawaran, karena itu, saya sampaikan disini apabila ada masyarakat yang merasa tertipu, bila ada masalah yang berkaitan penerimaan honorer ini, silakan melaporkan kerugian dan lain-lain untuk datang ke Polres,” ungkapnya.

” Jadi Polres Pesawaran satreskrim kita selalu siap untuk membantu masyarakat dan menjaga Kamtibmas di Polres Pesawaran wilayah Polres Pesawaran,” pungkas AKBP Pratomo Widodo.

Kasat Reskrim Polres Pesawaran, AKP Supriyanto Husin, S.H., M.H. menambahkan, pelaku mengakui perbuatannya, sedangkan korban tergiur tipu muslihat pelaku bahwa bisa memasukkan menjadi pegawai honorer.

” Itu kan enggak mudah seperti itu, jadi tidak gampang percaya seperti itu, sampai saat ini pelaku tunggal, tidak ada jaringan lain, seharusnya korban menyadari, modus pelaku dengan diiming-iming baju, gaji dan menunggu sertifikat, karena pengangkatan pegawai honorer,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Agung dan Sri Widodo Hadiri Tabligh Akbar

Salah satu pengacara korban, Romala Sembiring LBH Nasional memastikan semua korban hanya dijanjikan katanya katanya terus, juga memang tipu muslihat yang disampaikan oleh saudara DPS itu meyakinkan.

” Contohnya mereka (korban, red) setelah menyerahkan dana kepada dia (pelaku, red) dan memberikan dasar baju seragam untuk menyakinkan para korban, dengan janjinya mengaku orang terdekat Walikota, tapi kalau dilihat dari kenyataannya tidak pernah terbukti,” jelasnya. (Wahyudin).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Brigif 4 Marinir/BS dan Polda Lampung Bersama Dalam Tour Presisi Lampung

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 76 yang jatuh pada tanggal 1 …