Sabtu , Juli 2 2022
Home / Peristiwa / Dugaan Kasus BOKB Dinas PPP, Dalduk dan KB Tanggamus Merangkak Ke Penghitungan Kerugian Keuangan Negara.

Dugaan Kasus BOKB Dinas PPP, Dalduk dan KB Tanggamus Merangkak Ke Penghitungan Kerugian Keuangan Negara.

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Setelah proses adanya dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengelolaan Dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) tahun 2020-2021, pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPP,Dalduk dan KB) kabupaten Tanggamus ditingkatkan statusnya oleh Kejaksaan Negeri Tanggamus, dari penyelidikan ke penyidikan yang disampaikan oleh Kepala kejaksaan negeri (Kajari) Tanggamus Yunardi,S.H.,M.H beberapa waktu lalu tepatnya pada Senin 14 Maret 2022. Kini perkembangan kasus tersebut telah merangkak naik pada penghitungan kerugian keuangan negara.

BACA JUGA:  Bunda Eva Kagum, Yonif 9 Marinir Panen Ikan Nila dan Labu Kuning

Adanya perkembangan itu juga diungkapkan oleh Kajari Tanggamus Yunardi S.H.,M.H didampingi Kasi Intel Yogie Verdika dan Kasi Pidsus Wisnu Hamboro pada Pers Conference di gedung kejaksaan negeri Tanggamus, Kamis (18/5/2022).

Dalam kesempatan itu Yunardi S.H.,M.H menyampaikan terkait dengan perkembangan penyidikan dana BOKB pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kabupaten Tanggamus pada saat ini tim dik sudah memintakan perhitungan kerugian Negara kepada auditor yakni kepada Inspektorat Pemkab Tanggamus.

BACA JUGA:  Yustin Ficardo Bagikan Empat Tiket Umroh ke Jemaah Lansia

“Dan pada hari ini kita adakan konprensi pers untuk menyamakan persepsi untuk mendiskusikan terkait dengan temuan-temuan serta fakta yang didapat sehingga dengan temuan – temuan dan fakta-fakta yang didapat dari hasil pemeriksaan tim penyidik bisa bisa dijadikan dasar oleh tim auditor untuk melakukan perhitungan kerugian keuangan Negara. Serta tim dik masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kasus ini sampai dengan nanti endingnya sama – sama bersinergi dengan Inspektorat Tanggamus sebagai dasar nanti tim dik untuk mengusulkan penetapan ketingkat selanjutnya atau ke penetapan tersangka,”terangnya.

BACA JUGA:  UPK Maju Wawai 2018 Kejar Aset 2 Milyar

Terkait untuk penetapan tetsangka kembali Kajari menegaskan. “Sementara untuk saat ini memang belum mengarah ke penetapan tersangka, kita lebih fokus kepada fakta – fakta yang didapat, modus – modus yang ada sehingga itu bisa dijadikan dasar oleh temen-temen di Inspektorat untuk melakukan penghitungan kerugian keuangan negara, dengan hasil penghitungan kerugian keuangan negara itu nanti akan dijadikan tim untuk menetapkan tersangka, “pungkasnya.(Adi)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Brigif 4 Marinir/BS dan Polda Lampung Bersama Dalam Tour Presisi Lampung

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 76 yang jatuh pada tanggal 1 …