Sabtu , Juli 2 2022
Home / ADV / Islamik Center Salah Satu Icon Kab. Tubaba

Islamik Center Salah Satu Icon Kab. Tubaba

LAMPUNG1.COM, Tubaba – Provinsi Lampung memiliki 15 kabupaten/kota masing-masing di Daerah memiliki potensi. Salah satunya adalah Tulang Bawang Barat (Tubaba), merupakan salah satu kabupaten termuda di Bumi Ruwa Jurai ini.

Berdiri sejak 2009, kabupaten berjuluk Tubaba ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Tulang Bawang. Kini, usianya baru menginjak 13 tahun.di lansir dari laman IDN Times (18/5/2022)

Meski masih cukup muda, kabupaten awalnya dikenal tidak memiliki potensi daerah itu mulai menciptakan keunggulan dan sejarahnya supaya menjadi daerah lebih maju. Menariknya nama Tubaba sendiri tak sekadar singkatan dari Tulang Bawang Barat lho. Tapi ada makna yang dalam dibalik nama itu.

1. Menarik wisatawan meski tak memiliki potensi wisata alam
Fakta Unik Kabupaten Tulang Bawang Barat Lampung, Curi Perhatian!Instagram.com/ramahtraveler
Kepala Dinas Kominfo Tulang Bawang Barat, Eri Budi Santoso mengatakan, Tubaba berada dalam perkebunan di pedalaman Sumatera Selatan yang membuatnya bukan lintasan utama dan bukan tujuan pariwisata.

BACA JUGA:  Warga Kesulitan Air Bersih, Pemerintahnya Terkesan Tutup Mata

Namun, seiring berjalannya waktu menurutnya, Tubaba sudah mampu menyedot perhatian masyarakat sekitar, bahkan nasional karena memiliki hal unik dan menarik. Padahal secara geografis Tubaba tak memiliki sumber daya alam seperti air terjun atau pantai sebagai tempat wisata.

“Kita punya Las Segok yaitu susunan bebatuan yang membentuk rasi bintang Orion. Kemudian, Ulun Nughik, Rumah Baduy dan Islamic Centre dengan ciri khasnya. Tubaba belum mendesain sebagai daerah wisata tapi secara otomatis orang akan datang,” kata Eri, Senin (11/4/2022).

2. Masih buang sampah sembarangan? belum jadi warga Tubaba
Fakta Unik Kabupaten Tulang Bawang Barat Lampung, Curi Perhatian!Potret millenial Tubaba mengenakan topi tikew (Instagram.com/ezedqyoko)
Tak hanya bangunan yang mengundang wisatawan, kabupaten dipimpin oleh Bupati Umar Ahmad ini memiliki falsafah di setiap nama yang disematkan. Seperti nama Tubaba, menurut Eri bukan sekadar singkatan dari Tulang Bawang Barat.

BACA JUGA:  Pengrajin Binaan Dekranasda Lampung Produksi Masker Industri Rumah Tangga

“Tubaba merupakan cita-cita berupa ruang untuk bicara bagaimana arsitektur dan sumber daya manusianya ke depan. Misal, di jalan ketemu orang buang sampah dari dalam mobil itu orang Tulang Bawang Barat. Tapi kalau lihat orang bawa tumbler, tidak buang sampah sembarangan itu sudah orang Tubaba,” jelas Eri.

Menurutnya, arsitektur Tubaba bisa dilihat dari bangunan yang sudah berdiri di Tubaba. Sedangkan SDM adalah, tentang masyarakat yang sederhana, setara dan lestari.

3. Teguhkan langkah menuju Tubaba
Fakta Unik Kabupaten Tulang Bawang Barat Lampung, Curi Perhatian!Area islamic centre Tulang Bawang barat.
Lebih lanjut Eri menjelaskan, di usianya ke 13 tahun ini, masih meneguhkan dan memposisikan Tubaba ke depan sebagai sebuah cita-cita. Sehingga tercetuslah kata meneguhkan langkah menuju Tubaba.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Bojonegoro Belajar Membuat Kripik Singkong

“Kita bergandengan tangan dengan segala potensi masing-masing orang yang ingin berbuat baik menemani kami menuju Tubaba menanam kebaikan. Kami terima kawan-kawan dari manapun untuk meramaikan dan membuat kemajuan Tubaba,” tuturnya.

Selain itu, Eri juga mengatakan warga Tubaba memiliki falsafah yang disebut Nenemo. Yaitu, nemen, nedes, nrimo. Nemen berarti bekerja keras, nedes adalah tahan banting atau tidak mudah menyerah, sedangkan nrimo bermakna keikhlasan.

“Nenemo ini kemudian menjadi nilai-nilai yang ditularkan kepada Masyarakat Tulang Bawang Barat melalui berbagai program,” katanya.

(ADV)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Brigif 4 Marinir/BS dan Polda Lampung Bersama Dalam Tour Presisi Lampung

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 76 yang jatuh pada tanggal 1 …