Sabtu , Juli 2 2022
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Waduuh !!! Inspektorat Pesawaran Bakal Turun Gunung Ke Desa Bernung

Waduuh !!! Inspektorat Pesawaran Bakal Turun Gunung Ke Desa Bernung

LAMPUNG1.COM, Pesawaran-Soal mencuatnya dugaan korupsi pengggunaan Dana Desa Tahun 2018-2019-2020 dan 2021 di Desa Bernung membuat tim Investigasi Inspektorat bakal turun gunung terkait dugaan tersebut.

Tim itu sendiri, selain akan melakukan pengumpulan data (Pukdata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) yang juga sudah berkoordinasi dengan tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Pesawaran.

” Iya benar, terkait dugaan penyimpangan Dana Desa itu akan segera kami melakukan Puldata dan Pulbaket,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Inspektur Insepktorat Kabupaten Pesawaran Sunyoto, S.E, M.M, melalui Irban Investigasi Plt Asoka Salim S,E saat di konfirmasi media di ruang kerjanya Rabu (18/05/2022).

BACA JUGA:  Tingkatkan PAD Pajak Kendaraan, Bapenda Gandeng BUMDes Se-Lampung

Sambungnya, termasuk juga sudah berkoordinasi dengan tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Pesawaran untuk menindaklanjuti dugaan korupsi Dana Desa tersebut.

” Karena itu, kami kemarin sudah koordinasi dengan bagian Tipikor Polres Pesawaran dan akan selalu koordinasi untuk dugaan penyimpangan anggaran DD di Desa Bernung,” tandas Salim.

Sebelum nya, Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Pesawaran Polda Lampung, dalam waktu dekat akan segera menindak lanjuti dugaan Korupsi Dana Desa yang dilakukan Deswan Kepala Desa Bernung Kecamatan Gedong tataan, yang di sinyalir mencapai ratusan juta rupiah.

BACA JUGA:  Sinergitas TNI Polri Semakin Nyata di Lokasi TMMD

“Ya dalam waktu dekat akan kami tindak lanjuti terkait dugaan Korupsi Dana Desa pada tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021,” ungkap Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husin, SH, MH, mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo,. S.Ik,. M.Si,. (Han), ketika dikonfirmasi, Senin (16/05/2022).

Dia juga menghimbau agar tugas pokok dan fungsi serta Peran Inspektorat Kabupaten Pesawaran sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) berjalan dengan maksimal dan turun kebawah.

“Dan kami menunggu kinerja APIP, jangan di bolak-balik, kalau Inspektorat menunggu rekomendasi dari Polres Pesawaran,” ujarnya.

Diberitakan juga sebelum, Masyarakat Desa Bernung, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan terhadap Deswan, karena diduga melakukan penyimpangan dan Mark, Up anggaran Dana Desa (DD), tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021, hingga ratusan juta rupiah.

BACA JUGA:  TMMD Bojonegoro, Satgas Ikuti Peringatan Isra Miraj Di Kalongan

Karena masyarakat menilai banyak pembangunan di Desa Bernung yang menggunakan Dana Desa tidak sesuai dalam realisasi dengan anggaran Dana Desa yang yang telah dikucurkan pemerintah pusat.

Diketahui pada tahun 2018 Pagu Rp. 886.401.000, kemudian pada tahun 2019 Pagu Rp. 926.625.000 dan di tahun 2020 Pagu Rp. 952.408.000 serta pada tahun 2021 sebesar Pagu Rp. 1.022.505.000. (red).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Brigif 4 Marinir/BS dan Polda Lampung Bersama Dalam Tour Presisi Lampung

LAMPUNG1.COM, Pesawaran – Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 76 yang jatuh pada tanggal 1 …