Sabtu , Juli 2 2022
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Cegah Korupsi Kades Bernung, Inspektorat Akan Turun Tangan

Cegah Korupsi Kades Bernung, Inspektorat Akan Turun Tangan

LAMPUNG1.COM, Pesawaran-Dugaan Mark up anggaran Dana Desa (DD) tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021 hingga ratusan juta rupiah di Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan berdasarkan laporan masyarakat setempat, bahkan sudah dilaporkan LSM BANKI beberapa waktu lalu.

” Laporan itu sudah kita terima, tim akan turun tangan mengcroscek item per item, dari tahun ke tahun, berapa yang sudah kita tindaklanjuti, dan yang diadukan, makanya kita tidak bisa langsung memvonis,” ujar Kepala Inspektorat Kabupaten Pesawaran, Singgih Pebrianto, di Kecamatan Teluk Pandan, Rabu (22/06/2022).

Kepala Inspektorat Kabupaten Pesawaran mengaku pihaknya akan bekerja secara objektif dan profesional terkait hal tersebut dengan menurunkan tim investigas ke Desa Bernung.

“Ya, benar kita turun tangan menerjunkan tim investasi untuk menyelusuri dugaan tersebut sesuai tupoksi kita sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang sifatnya melakukan pengawasan dan pembinaan,” jelas Singgih.

BACA JUGA:  3 Hari Pencarian Turyono Belum Ditemukan

Masih dijelaskan Singgih, dengan mekanisme pembinaan terlebih dahulu, dengan pengawasan kepada desa tersebut jika dari hasil investigasi ditemukan penyimpangan tersebut.

“Jika tidak bisa dibina, baru kita lakukan pelimpahan ke aparat penegak hukum, tentunya kita minta masyarakat untuk bersabar, biarkan tim kami bekerja dan menyelidiki dugaan tersebut,” jelasnya.

Terpisah, Ketua DPP LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) Randy Septian mengaku akan terus mengawal kasus dugaan korupsi kades Bernung Deswan sampai menemui titik terang.

“Ya, harus terang benderang, kita serap keluhan masyarakat Desa Bernung dan sudah melakukan investigasi sebelum pelaporan, jadi akan kita kawal terus, jika dibutuhkan data dan fakta lain di lapangan kita siap bersinergi dan berkolaborasi,” ujar Randy.

BACA JUGA:  Aksi Pencurian Sapi Terjadi Di Wilayah Hukum Polsek Sekampung.

Untuk diketahui, Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Pesawaran Polda Lampung, dalam waktu dekat akan segera menindak lanjuti dugaan Korupsi Dana Desa yang dilakukan Deswan Kepala Desa Bernung Kecamatan Gedong tataan, yang di sinyalir mencapai ratusan juta rupiah.

“Ya dalam waktu dekat akan kami tindak lanjuti terkait dugaan Korupsi Dana Desa pada tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021,” ungkap Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husin, SH, MH, mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo,. S.Ik,. M.Si,. (Han), ketika dikonfirmasi, Senin (16/5/2022).

Dikatakan nya, pihaknya menghimbau agar tugas pokok dan fungsi serta Peran Inspektorat Kabupaten Pesawaran sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) berjalan dengan maksimal dan turun kebawah.

BACA JUGA:  2022 Pemkab Tuba Fokus Benahi Infrastruktur

“Dan kami menunggu kinerja APIP, jangan di bolak-balik, kalau Inspektorat menunggu rekomendasi dari Polres Pesawaran,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Masyarakat Desa Bernung, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kades Bernung atas dugaan penyimpangan dan Mark Up anggaran Dana Desa (DD), tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021, hingga ratusan juta rupiah.

Karena masyarakat menilai banyak pembangunan di Desa Bernung yang menggunakan Dana Desa tidak sesuai realisasi dengan anggaran Dana Desa yang yang telah dikucurkan pemerintah pusat.

Diketahui pada tahun 2018 Pagu Rp. 886.401.000, kemudian pada tahun 2019 Pagu Rp. 926.625.000 dan di tahun 2020 Pagu Rp. 952.408.000 serta pada tahun 2021 sebesar Pagu Rp. 1.022.505.000. (wahyudin/red).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

2 Warga Lampung Timur, Tersandung Kasus Narkoba

LAMPUNG1.COM, Petugas Kepolisian mengamankan 2 orang warga Kabupaten Lampung Timur, karena diduga terlibat Kasus Penyalahgunaan …