Sabtu , Juli 2 2022
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Dari Bimtek KPK RI, Inspektorat Fokuskan Hanura Desa Antikorupsi

Dari Bimtek KPK RI, Inspektorat Fokuskan Hanura Desa Antikorupsi

LAMPUNG1.COM, Pesawaran-Inspektorat Kabupaten Pesawaran fokuskan Desa Hanura sebagai Desa Antikorupsi guna pemenuhan 5 komponen terdiri 18 sub kategori dari tindak lanjut hasil bimtek yang digelar oleh KPK RI hingga dua bulan mendatang.

Kepala Inspektorat Kabupaten Pesawaran, Singgih Pebrianto mengaku bahwa pihaknya bersama Tim OPD melakukan pendampingan dan pembinaan kepada Desa Hanura di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

” Mudah-mudahan nanti dalam penilaian beberapa bulan itu telah terpenuhi dan siap sempurna, karena ada beberapa hal yang harus dipenuhi sistem yang ada dengan melakukan pendampingan dan pembinaan kepada Desa Hanura,” jelas

BACA JUGA:  Besok, Calon PPPK Akan Tes CAT Di SMAN Bandar Sribawono

Singgih kepada lampung1.com, Rabu (22/06/2022).

Untuk itu, sambung Singgih, pihaknya bersama Tim OPD masing-masing melakukan pembinaan yang sebetulnya Desa Hanura sudah bagus, tapi penyajian yang belum sempurna, masih diperlukan pendampingan penyajian penilaian kepada tim penilai KPK RI, Kementerian Desa PDTT, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, konsultan dan beberapa pemerhati.

” Penyajian itu, ada lima (5) komponen terdiri 18 indikator yang harus dipenuhi di masing-masing indikator itu memang harus ada eviden-evidennya harus disiapkan, bukti-bukti, foto, dokumen, maupun peraturan-peraturan (regulasi,red) harus disiapkan dengan terus melakukan pemantauan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Samsir dan Rezeki Parongin Lakukan Penanaman Pohon

Singgih menerangkan, hal tersebut sebagaimana menindaklanjuti hasil bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisasi desa antikorupsi dari KPK RI, untuk dilengkapi eviden-eviden tersebut termasuk pelaksanaan kegiatan yang mengacu pada peraturan desa (Perdes) atau peraturan kepala desa (Perkades).

” Itu juga nanti akan direview oleh bagian hukum Pemkab Pesawaran, terkait regulasi desa itu. Disini ada bagian hukumnya, jadi apakah itu cukup menggunakan Perdes atau cukup dengan Perkades,” terangnya.

BACA JUGA:  Ngaji Bareng, Satgas TMMD Bojonegoro Berbagi Masker Gratis

Kepala Inspektorat juga menambahkan, karena secara optimis Desa Hanura sudah menjadi desa percontohan terbaik di Regional Sumatera, untuk disempurnakan penyajiannya dari beberapa desa itu ada yang di observasi.

” Ternyata Desa Hanura itu layak diajukan, kedepannya nanti kita lihat hasil penilaiannya beberapa bulan akan datang, kita berharap bisa diimplementasikan ke desa-desa lainnya di Kabupaten Pesawaran,” tandas Singgih. (Wahyudin).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

2 Warga Lampung Timur, Tersandung Kasus Narkoba

LAMPUNG1.COM, Petugas Kepolisian mengamankan 2 orang warga Kabupaten Lampung Timur, karena diduga terlibat Kasus Penyalahgunaan …