Minggu , Juli 17 2022
Home / Ruwa Jurai / Kota Bandar Lampung / Dinas Pariwisata Sosialisasi Sertifikat CHSE Bagi Pelaku Wisata

Dinas Pariwisata Sosialisasi Sertifikat CHSE Bagi Pelaku Wisata

LAMPUNG1.COM, Bandarlampung- Dalam upaya mewujudkan Protokol Kesehatan berbasis pada CHSE/Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan), Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung melaksanakan sosialisasi CHSE bagi para pelaku disektor pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, M. Qodratul Ikhwan, melalui Kepala Bidang Kelembagaan Kepariwisataan Disperakraf, Yanti Yunidarti dalam acara bertempat di Water Boom Bumi Kedaton Jalan W.A Rahman, Batu Putuk, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Jum’at (24/06/2022).

“Alhamdulilah Provinsi Lampung mendapatkan kouta sertifikasi CHSE di sektor pariwisata, tentu ini sangat bermanfaat dan tidak ada ruginya, karena ini salah satu upaya Kemenparekraf untuk menstimulasi pemulihan perekonomian nasional (PEN,” ujar Yanti didampingi pihak NGO, Generasi Pariwisata Indonesia (GenPI) Provinsi Lampung, Abdurahman Wahid.

BACA JUGA:  Jadi Tontonan di Lokasi TMMD, Gerobak Bertenaga Manusia

Menurutnya, hal ini juga mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengeluarkan sebuah kebijakan mengembalikan kegiatan pariwisata tetapi dengan menjamin keselamatan wisatawan.

“Sehingga dikeluarkannya protokol kesehatan untuk kegiatan pariwisata, yakni protokol kesehatan CHSE (Clean, Health, Safety, and Environment Sustainability) yang salah satunya ditujukan untuk daya tarik wisata di Provinsi Lampung,” jelas Yanti.

Ia juga menjelaskan, sertifikasi ini diketahui dari Kemenparekraf dalam rangka program CHSE secara gratis untuk pelaku usaha pariwisata dan diaudit CHSE oleh Sucofindo, guna meningkatkan kepercayaan konsumen di sektor pariwisata.

BACA JUGA:  Winarti Cek dan Monitoring Langsung Program Pro-Rakyat Kabupaten Tulangbawang

” Tentunya, dengan adanya sertifikasi CHSE, khususnya di Obyek Wisata di Provinsi Lampung, maka diharapkan bagi para pengunjung merasa nyaman dan aman,” jelasnya.

Tidak itu saja, sambung Yanti, untuk diketaui CHSE itu sendiri merupakan protokol CHSE salah satu dari sekian ikhtiar Kernenparekraf guna untuk mewujudkan pariwisata Indonesia yang siap dan sesuai dengan aspek 4 tersebut.

“Sertifikasi CHSE itu sendiri merupakan proses pernberian pariwisata, destinasi sertifikat kepada usaha pariwisata, dan produk pariwisata yang lainnya untuk kepada wisatawan memberikan jaminan terhadap para kebersihan, pelaksanaan kesehatan, keselamatan, dan kelestarian terhadap lingkungan,” terangnya.

BACA JUGA:  Semangat, Satgas TMMD Kodim Bojonegoro Pasang Gawangan Pintu Program Aladin

Yanti menambahkan, sertifikasi CHSE itu sendiri berlaku selama 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan hasil penilaian ulang. Proses sertifikasi tersebut sama sekali tidak dipungut biaya apapun.

“Bila untuk memperoleh Sertifikasi CHSE para pemilik/para pengolah usaha dan pariwisata melakukan penilaian mandiri dapat pendaftaran daring/online melalui website resmi melalui website : https://chse.kemenparekraf.go.id,” tandasnya. (Wahyudin).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Pemerintah Lampung Timur Apresiasi Kemeriahan Festival Budaya Maghgo Sekappung Libo Di Jabung

LAMPUNG1.COM, Pemerintah Daerah akan terus berupaya mendorong kelestarian adat dan budaya yang ada di Kabupaten …