Minggu , Juli 17 2022
Home / Ruwa Jurai / Inspiratif Winarno Tingkatkan Perekonomian Warga Dengan Alpukat Way Lean

Inspiratif Winarno Tingkatkan Perekonomian Warga Dengan Alpukat Way Lean

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Budidaya tanaman Alpukat saat ini memang sangatlah menggiurkan, dimana selain buahnya yang sangat bermanfaat bagi kesehatan juga dapat meningkatkan perekonomian warga. Seperti yang dilakukan oleh komunitas warga Pekon (Desa) Way Ilahan kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus yang telah membudidayakan Alpukat yang diberi nama Alpukat Way Lean dari penangkaran bibit hingga pemasarannya. Minggu (19/6/2022).

Seperti yang diterangkan oleh Winarno anggota komunitas Rumah Alpukat Nusantara Indonesia (RANI) Pekon Way Ilahan . Alpokat Way Lean ini merupakan prodak lokal dari Pekon Way Ilahan, dimana pada tahun 2018 lalu Alpokat ini ikut kontes tingkat provinsi mendapatkan juara 3 dan dari situlah mereka bergerak untuk membudidayakanya.

Winarno menerangkan. “Nama Alpukat Way Lean ini mengadopsi dari nama Way Ilahan dengn harapan jika bicara Way Lean maka satu desa ini seluruh elemen masyarakat akan terbawa atau nanti Alpukat Way Lean menjadi Icon dari Pekon Way Ilahan. Maka Alpokat itu disepakati dengan nama Way Lean yang tentunya itu sudah melalui musyawarah kesepakatan sekitar 15 pembudidaya alpokat di desa ini maka di setujuilah dengan nama Way Lean. Dan saat ini sudah peoses di BPSP tentang nama dan HAKI nya kwalitas kitanya sudah oke dan ini sudah naik di kementerian untuk nama resminya tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA:  Buronan Pembobolan Rumah, Ditangkap Tanpa Perlawanan

Sementara itu dari tahun 2018 hingga 2022 budidaya Alpukat Way Lean ini sudah mencapai kurang lebih 15 ribu pohon. Dan untuk di Bumi Way Ilahan ini yang sudah tertanam oleh warga sudah didata ada sekitar 3.500 pohon dan inilah nanti salah satunya yang akan menjadi aset desa nantinya bisa mengangkat ekonomi kerakyatan dimana di setiap halaman rumah warga itu ada 2 atau 3 pohon Alpokat ini yang nanti hasil dari buahnya dapat dijual. Dimana nanti pembeli atau pempoborong buah itu yang datang dan bisa langsung memilih buah mana yang sudah siap di panen di pohon tersebut. Untuk buahnya itu per butir itu berat bobotnya bisa mencapai antara 6 ons hingga 1,5 kg perbutir. Dan untuk harga Alpokat Way Lean saat ini mencapai 30.000 skup lokal atau wilayah sini saja.

BACA JUGA:  Sekdaprov Kepri Meminta Para Pegawai Tetap Memiliki Etos Kerja Yang Tinggi

Dikatakannya juga untuk entres di ambil dari pohon indukan awal yang sudah berumur 18 tahun tempatnya di desa Way Ilahan ini yang mana pohon tersebut sudah teruji dan mendapatkan juara saat ikut kontes.

“Alpukat Way Lean ini bisa tumbuh di daerah tropis, bisa ditaman di daerah dingin untuk titik penyebaran kita sudah di 15 kabupaten kota di Lampung. Baik di Bandar Lampung, Tulang Bawang ,Tulang Bawang Barat, Mesuji, Way Kanan, Pringsewu, khususnya Tanggamus memang sudah luar biasa, Besisir Barat.
Untuk Alpokat Way Lean ini dari mulai tanam itu diperkirakan kurang lebih umur 18 bulan maksimal 3 Tahun itu sudah mulai belajar berbuah.

Sementara ini untuk pemasaran bibit yang sudah siap tanam itu masih sebatas melalui media sosial serta menjalin komunikasi dengan SKPD, Dinas dan lainya. Harapan kami Alpokat Way Lean ini bisa benar-benar booming dan bisa menjadi icon desa kebanggaan Kabupaten terutama Provinsi Lampung.

Memang sementara ini kami masih sebatas kemampuan temen-temen karena disini kami belum ada baik dari penerintah pusat, provinsi dan kabupaten dan kami sedang verupaya kearah sana agar kegiatan – kegiatan kami ini didukung, artinya didukung baik saprodinya ataupun kelengkapan lainya, akses jalanya tapi kami yakin kalau kita berikhtiar pasti ada kemudahan”ungkapnya.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Kodim Kudus Bersama Kelompok Tani Kedungsari Bersihkan Jalan Usaha Tani

Untuk Alpokat Way Lean kamipun dari awal menpersiapkan program ataupun berbagi 1000 pohon kepada pondok pesantren, TPA, TPQ, guru ngaji bahkan untuk tempat-tempat Ibadah kami siap membagikan ini minimal 2 – 5 sampai 10 pohon dengan adanya berbagi ini muda-mudahan penyebaran bibit Alpokat kita semakin baik . Harapan besar kepada pemerintah Kabupaten provinsi dan pusat kami dari masayarakat kecil ingin membuat suatu perubahan untuk suatu yang besar kami butuh suport dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah agar Alpokat Way Lean ini bener-bener menjadi salahsatu trobosan baru penambah mata pencarian khususnya masyarakat kami umumnya masyarakat yang ada di Nusantara. Kenapa kami buka komunitas kami nantinya RANI yang artinya Rumah Alpokat Nusantara Indonesia, ini nantinya bisa menjadi study banding untuk temen-temen yang ada di Nusantara.”tutup Winarno.(Adi)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Palakhar Paspers Brigif 4 Marinir/BS Hadiri Upacara HUT Ke-15 Kabupaten Pesawaran

LAMPUNG1.COM, Pesawaran-Perwira Pelaksana Harian (Palakhar) Pewira Staf Personel (Paspers) Brigif 4 Marinir/BS Mayor Marinir Siswanto …