Minggu , Juli 17 2022
Home / Ruwa Jurai / Lampung Tengah / Pelayanan Rumah Sakit Harapan Bunda di Keluhkan Keluarga Pasien

Pelayanan Rumah Sakit Harapan Bunda di Keluhkan Keluarga Pasien

LAMPUNG1.COM,GUNUNG SUGIH -Megah dan indahnya Gedung Rumah Sakit Umum Harapan Bunda yang dibangun di wilayah Kelurahan Seputih Jaya, Gunung Sugih, Lampung Tengah, diduga tidak semegah dan seindah atau sesempurna pelayanannya terhadap warga masyarakat yang membutuhkannya, kenyataannya hingga saat ini RS tersebut belum mampu menyuguhkan dan memberikan pelayanan maksimal, hal ini dibuktikan adanya warga yang mengeluhkan pelayanannya.

Pelayanan yang terkesan buruk ini, seperti yang dirasakan oleh salah satu warga masyarakat Kelurahan Seputih Jaya, Gunung Sugih, Lampung Tengah yang bernama CR (67) yang masuk di Rumah Sakit itu sekitar jam 19.30 wib tepatnya tanggal 17/5 dan diawali penanganannya diruang IGD, yang setelah diperiksa dan didiagnosa CR dinyatakan terjangkit DBD, anehnya ! setelah itu dilakukan, pasien itu tidak langsung dipindahkan, diarahkan ke ruangan lain, padahal jelas – jelas mesti dilakukan rawat inap, sehingga pasien sekitar hampir 5 jam terkapar terbujur tidur diruangan IGD

BACA JUGA:  Angkong Akan "Setia" Temani Warga dan TNI Rampungkan Semua Pekerjaan TMMD

“Penanganan dan pelayanannya sangat lamban, buruk, dan ‘lèlèt’ sekali, CR itu terlentang tidur diruang IGD sampai jam 00.30 wib baru dibawa keruang rawat inap, padahal pasien telah memakai program pasien prioritas, yang membayar lebih, ” jelas keluarga pasien yang enggan disebut namanya ini.

Lebih lanjut dipaparkan, bahwa dihari ke empat tepatnya 21/5 pasien mengeluhkan sakit dibagian perut dan teraba ada massa dibagian kiri abdomen, pihak keluarga pasien telah melaporkan keluhan itu kedokter yang bertugas, yang responnya pasien akan di USG saat akan kontrol nanti.

Setelah visit dari dokter 23/5 pasien diperbolehkan pulang kerumah, karena trombositnya sudah naik lagi, padahal pasiennya masih mengeluhkan perutnya sakit membengkak dan nyeri – nyeri, dan diberikan surat kontrol dan akan di USG pada 30/5.

BACA JUGA:  Gara-gara Konvoi, Salah Satu Siswi Mengalami Pingsan

“Ketika sudah dirumah dimalam hari, CR mengeluhkan perutnya sakit hingga pagi tidak bisa tidur, oleh keluarga CR dibawa pasien ke Rumah Sakit Demang Sepulau Raya, Lampung Tengah untuk dilakukan USG, ternyata CR dinyatakan ada abses di abdomennya dan disarankan dokter untuk segera dioperasi, karna ditakutkan ada pendarahan, dan dianjurkan CT scan abdomen yang hasilnya diduga abses, HB pasien sempat turun dari 11,7 ke 9,5 dan juga tranfusi darah 1 kantong, ” ungkapnya.

Setelah dilakukan operasi, didalam perut CR diketahui ada gumpalan darah, dan hikmahnya keluarga pasien terobati rasa kekecewaannya terhadap pelayanan ‘lemot’ dari RS Harapan Bunda, dan juga masih menganjurkan untuk kontrol USG pada 30/5, padahal pasien mesti harus secepatnya dilakukan oprasi, karena kebetulan pasien juga memiliki penyakit penyerta lainnya yaitu diabates melitus, iskemia, dan juga memiliki riwayat operasi batu ginjal.

BACA JUGA:  DK PWI Pusat Ucapkan Terimakasih Kepada Media

Ketika insan Pers ingin konpirmasi 13/6, ditemui oleh Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Harapan Bunda, Dokter Wida, ia menjelaskan bahwa pihak Direktur Utama belum memberikan keterangan termasuk Dokter yang menangani pasien tersebut juga belum dimintai klaripikasi, pihaknya mohon bersabar serta meminta waktu satu sampai dengan dua hari kedepan.

“Mungkin setelah dikunjungi wartawan, sehari berikutnya Selasa 14/06, pihak RS mendatangi rumah pasien untuk meminta maaf atas pelayanan yang terkesan lèlèt dan buruk ini, atas dasar kemanusian keluarga telah memaafkan semua, walaupun sangat kecewa, dan lebih lanjut pihak keluarga sangat siap menceritakan kronologis kejadian ini, andaikan pihak penegak hukum ataupun Legislatip memerlukannya, agar tidak terulang kembali. (Red)

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Palakhar Paspers Brigif 4 Marinir/BS Hadiri Upacara HUT Ke-15 Kabupaten Pesawaran

LAMPUNG1.COM, Pesawaran-Perwira Pelaksana Harian (Palakhar) Pewira Staf Personel (Paspers) Brigif 4 Marinir/BS Mayor Marinir Siswanto …