Minggu , Juli 17 2022
Home / Ruwa Jurai / Pesawaran / Satu Di Sumatera, Pesawaran Miliki Video Virtual Wisata Menarik

Satu Di Sumatera, Pesawaran Miliki Video Virtual Wisata Menarik

LAMPUNG1.COM, Pesawaran-Dinas Pariwisata Pesawaran terus berinovasi mendorong OVOD (One Village One Destination) menghadirkan virtual video pariwisata berkelanjutan. Video virtual pariwisata ini memanfaatkan Tekhnologi berbasis internet.

Selain sarana media promosi, juga berdampak positif bagi pelaku wisata dan wisatawan, juga ekonomi masyarakat setempat dalam rangka mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Pesawaran. Ini satu-satunya di Sumatera.

” Jadi kita patut berbangga hati, kini Pesawaran sudah punya video virtual pariwisata seminggu lalu telah di launching Pak Bupati Dendi Ramadhona, sebagai wujud perhatian pemerintah daerah dan pengelola kepada wisatawan,” ujar Kadis Pariwisata Pesawaran, Ketut Partayasa, Senin (20/06/2022).

Menurutnya, video virtual wisata Kabupaten Pesawaran dapat diakses oleh semua pengunjung, tidak saja regional tetapi juga internasional sudah bisa mengakses. Contoh Mangrove Petengoran, dapat diakses di youtube ataupun di website, melalui video virtual ini pun diketahui mangrove petengoran itu berapa kilo dan berapa jam jarak tempuh dari Bandarlampung.

BACA JUGA:  Balap Motor Kabupaten Lamteng Akan Adakan Grasstrack di Kecamatan Bangun Rejo

” Lalu, melalui video virtual ini diketahui fasilitas apa saja yang ada seperti di
mangrove petengoran ini, termasuk dapat diakses pula pantai lainnya seperti Pantai Mutun, Tegal Mas, Pulau Pahawang, Klara, Bensam, serta tempat-tempat desa wisata lainnya di Kabupaten Pesawaran. Jadi sudah bisa diakses oleh semua masyarakat secara online,” ujar Kadis Pariwisata.

Untuk itu Kadis Pariwisata berharap langkah cepat ini mudah-mudahan semakin hari semakin terus berkompetisi, berinovasi dalam rangka meningkatkan pendapatan masing-masing baik pengelola (pelaku wisata, red), efek dominonya peningkatan ekonomi masyarakat secara langsung yang berdampak pada pembangunan Kabupaten Pesawaran.

” Itulah beberapa hal yang membanggakan dari kita, khususnya Dinas Pariwisata akan konsen selalu melakukan pembinaan-pembinaan yang konstruktif, mendorong pengelola wisata, termasuk Petengoran ini agar mendapat kas komersil secara baik, membangun komunikasi yang baik sehingga pengunjung wisata pada akhirnya mendapat kesan yang positif disebarluaskan sanak famili, bahkan disebarluaskan pengunjung wisata melalui media online,” kata dia lagi.

BACA JUGA:  Mitra Bentala dan SNV Indonesia Bersama Pemkab Pesawaran Mengadakan Workshop Daring

Lebih lanjut Kadis menjelaskan, hal tersebut dilakukan dalam rangka mendorong pembinaan, agar wisatawan dan pengelola wisata lebih bersemangat lagi karena pandemi covid di Pesawaran sudah hijau semua, menambah langkah gerak cepat untuk dapat melayani wisatawan yang masuk ke wilayah masing-masing termasuk Mangrove Petengoran.

” Disamping itu pula, ini sebuah tanda dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pesawaran, termasuk orentasinya mendorong OVOD ( One Village One Destination) semakin banyak desa yang punya destinasi, termasuk Mangrove Petengoran ini, semua guyup, kompak, dan bersama-sama kearah yang lebih baik,” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata memastikan, tentunya itu sudah berbincang-bincang dengan para pengelola yangmana ini menjadi lirikan Dinas Pariwisata. Satu diantaranya pengunjung yang masuk ke mangrove petengoran ini bila ada kecelakaan ringan langsung dijamin oleh asuransi. Asuransi diberikan sebagai wujud pemerintah daerah dan pengelola wisata konsen atas perhatian kepada seluruh pengunjung yang ada.

BACA JUGA:  Sosok Kades Yang Mengena di Hati TNI Satgas TMMD

“Contohnya kalau kecelakaan ringan, tertusuk bulu babi itu diberikan asuransi Rp2 juta, dan kalau kecelakaan fatal, mohon maaf mudah-mudahan dijauhkan dari itu, atau ada yang meninggal dunia, ada cacat tetap seperti patah kaki itu diberikan bantuan dari pemerintah daerah melalui asuransi jasa raharja putra sebesar Rp10 juta,” ujarnya.

Kadis Pariwisata juga menambahkan, syaratnya mudah, jika mengalami kecelakaan saat berwisata seperti terkena cucuk bulu babi segera minta rekomendasi Puskesmas wilayah setempat, bahwa yang bersangkutan mengalami kecelakaan ringan lalu di rekomendasikan, langsung dikirim ke Jasaraharja Putra dalam hitungan beberapa jam langsung selesai.

” Tentunya dalam hal ini pula, terkait PAD, saya ucapkan terimakasih semua promosi media online, cetak, elektronik dan lainnya, begitupun kepada pemerhati lainnya tanpa bantuannya tidak akan mungkin menyebar luas informasi yang baik kepada seluruh pengunjung wisata, terlebih kehadiran pariwisata telah meluncurkan video pariwisata,” pungkasnya. (Wahyudin).

Baca Artikel Menarik di LV

About admin

Check Also

Pemerintah Lampung Timur Apresiasi Kemeriahan Festival Budaya Maghgo Sekappung Libo Di Jabung

LAMPUNG1.COM, Pemerintah Daerah akan terus berupaya mendorong kelestarian adat dan budaya yang ada di Kabupaten …