pembangunan Pemerintahan Pendidikan Ruwa Jurai Sosial Tanggamus

Ngadik Kepala Pekon Kelaten Pringsewu Kembangkan Usaha Ternak Wedus Gembel.

 

LAMPUNG1.COM, Pringsewu – Beternak ataupun budidaya salah satu saha adalah salah satu usaha yang banyak diminati saat ini baik itu beternak hewan sapi kerbau kambing ayam ikan dan lain-lainnya itu merupakan salah satu usaha yang cukup menjanjikan seperti salah satunya yang digeluti oleh Ngadik Kepala Pekon Kelaten Kecamatan Gading Rejo, kabupaten Pringsewu saat dikunjungi di kandang peternakan domba miliknya di Pekon setempat Selasa 23 Mei 2023.

Kepala Pekon tersebut mengatakan bahwa ia menggeluti usaha ternak kambing domba tersebut untuk memotivasi kawan-kawan lainnya agar dapat mempunyai usaha. Seperti dirinya yang baru merintis usaha peternak domba ini sekitar tahun 2021 lalu yang bermula dari 10 ekor indukan domba dan saat ini sudah berkembang dengan pesat bahkan sudah bisa menjual hasilnya.

“Awal mula itu saya membeli 10 ekor kambing jenis domba atau wedus gembel yang kebetulan pada saat itu domba tersebut sudah bunting dan saat ini alhamdulillah sudah lumayan ada hasilnya.
Untuk pakan kambing domba ini saya menggunakan fermentasi yang kita buat dari dedak, onnggok, pukil sawit dedaunan ataupun rumput dan ada bio nya,”

BACA JUGA:  Satgas TMMD Bojonegoro Bantu Petani Usir Hama Wereng

“Alhamdulillah saya sudah merasakan dari hasil ternak ini sudah ada keuntungannya dan di sini saya hanya ingin mencoba memotivasi pada teman-teman semua, ayo kita berusaha ayo kita menciptakan lapangan pekerjaan, kita memiliki usaha walaupun kecil-kecilan. Jadi kalau kita untuk berbisnis kita harus mencari pasarnya dulu karena kalau kita sudah ada pasarnya tentu kita tidak akan susah untuk menjualnya tentu juga yang paling penting adalah kita harus komunikasi belajar, berinovasi dengan cara kita kunjungan kepada usaha atau peternak-peternak lain untuk saling sharing ilmu ataupun berbagi pengalaman tentang usaha kita tersebut. Atau dengan kata lain kita studi banding ke masing-masing peternak nanti kita bisa mengetahui ataupun perpaduan bagaimana cara mengurus kambing domba tersebut baik dari pakannya, kebersihannya kesehatannya ataupun pemasarannya,” ujar Ngadik.
Sementara itu untuk penjualan sendiri ia mengatakan jika ada orang yang datang ke peternakannya dan ingin membeli maka itu tergantung daripada keinginan si pembeli tersebut berdasarkan besar atau kecilnya domba biasanya pembeli itu datang dan memilih domba yang diinginkannya dan untuk harga menyesuaikan.

BACA JUGA:  Institusi Kepolisian & Tokoh Adat Dukung Terciptanya Pilkada Damai Di Lampung Timur

Dalam kesempatan itu pula Pak Ngadik kedatangan salah satu anggota DPRD kabupaten Pringsewu yaitu Anton Subagyo dari Partai Golkar
Anton Subagyo sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Ngadik Kepala Pekon Kelaten ini yang sudah kembangkan usaha peternakan kambing domba.
“Kalau saya dalam hal ini sangat mengapresiasi geliat warga kebetulan juga Pak Ngadik adalah kepala Pekon di Klaten ini ini bisa kita jadikan salah satu motivasi ataupun contoh karena jabatan itu tidak akan selamanya apalagi kepala Pekon hanya jabatan dengan masa 6 tahun kalau untuk DPRD itu hanya sebatas 5 tahun.
Nah ini menjadi motivasi teman-teman kepala Pekon ataupun kepala desa lainnya ataupun pejabat lainnya untuk dapat menciptakan perusahaan meskipun dengan usaha lain,”

BACA JUGA:  Danramil 422-06/Sumberjaya Dampingi Bupati Lestarikan Destinasi Wisata Alam

“Kalau dari pemerintah saya hanya ingin menghimbau kepada teman-teman yang bekerja di bidang peternakan khususnya di bawah naungan Dinas Pertanian untuk sering turun paling tidak membantu warga yang beternak, baik dalam segi bagaimana cara membuat pakan, cara memelihara kesehatan ternak, agar mereka ini merasa bahwa Negara hadir.
Kita hanya ingin seperti itu, jadi ada simbiosis. Masyarakat beternak dan ada juga teman-teman dari dinas peternakan atau dokter hewan datang untuk memeriksa, sehingganya pada waktu penjualan misalnya untuk korban dan lain-lain benar-benar hewan atau kambing domba ini siap untuk dikonsumsi dalam keadaan sehat,” ujar Anton Subagyo.(hikmah)

Loading