Home / Ruwa Jurai / Akibat Alih Fungsi Hutan, Lebah Madu Terancam Punah
Akibat Alih Fungsi Hutan, Lebah Madu Terancam Punah

Akibat Alih Fungsi Hutan, Lebah Madu Terancam Punah


 

Akibat Alih Fungsi Hutan, Lebah Madu Terancam Punah

Dikirim oleh Redaksi pada 21 Juli 2016


LAMPUNG1.COM, Lampung Timur - Peternak madu Desa Buana Sakti, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, keluhkan ilegal logging dan gundulnya hutan yang menjadi tempat tinggal lebah madu.


Budidaya tawon atau lebah madu ternyata sudah lama dilakukann oleh wasyarakat tradisional di pedesaan, selain bermanfaat bagi kesehatan, seperti menjaga stamina tubuh, mengobati berbagai penyakit, dan untuk perkembangan otak anak, madu yang di hasilkan juga memberi nilai tambah secara ekonomis.


Namun saat ini, hilangnya hutan yang beralih fungsi menjadi perkebunan serta lahan pertanian, membuat hewan lebah madu di ambang kepunahan.


Budidaya lebah madu di Desa Buana Sakti menjadi usaha sampingan bagi sebagian warga, lantaran sangat mudah untuk di budidayakan, serta menghasilkan keuntungan yang cukup menjanjikan.


Purwadi Ketua Kelompok Pelatihan dan Pertanian Pedesaan setempat, merasa bahwa lebah madu sangat membantu polinasi atau penyerbukan bagi tanaman, sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian di desanya. Purwadi membudidayakan lebah madu hingga halaman rumahnya menggunakan kotak dan kayu-kayu buatan dengan cara digantung.


Cara memperoleh koloni atau lebah madu, para petani lebah di desa ini menangkap atau berburu dihutan dengan memasang glodok kosong ditempat tempat tertentu, ada juga yang membeli dari penangkar.


Masyarakat setempat berharap Pemerintah dapat terus melestarikan hutan di Lampung Timur ini, serta mensosialisasikan pentingnya arti hutan untuk masa depan kehidupan dan sebagai paru paru dunia. (Ded)

Visitor: 1880