Home / Ruwa Jurai / Giat Monev Dapat Menjadi Pemacu Bagi Pemkab Pringsewu
Giat Monev Dapat Menjadi Pemacu Bagi Pemkab Pringsewu

Giat Monev Dapat Menjadi Pemacu Bagi Pemkab Pringsewu

LAMPUNG1.COM,Pringsewu - Monitoring dan evaluasi percepatan penurunan stunting sekaligus rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan tahun 2022 secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.Heri Iswahyudi, M.Ag. di Ruang Rapat Sekda, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu, Klaten, Gadingrejo, Kamis (08/12/22).

Kegiatan tersebut dihadiri tim monev percepatan penurunan angka stunting dan penanggulangan kemiskinan Provinsi Lampung, stakeholders dan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Sekda Kabupaten Pringsewu Drs.Heri Iswahyudi, M.Ag. berharap kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dapat menjadi pemacu bagi Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk bekerja lebih baik lagi dalam upaya menurunkan angka stunting dan angka kemiskinan, khususnya di Kabupaten Pringsewu. "Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim monev Provinsi Lampung atas kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan di Kabupaten Pringsewu. Serta memohon saran dan masukan serta bimbingan juga arahan dan koreksi, agar kedepan menjadi lebih baik lagi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Monev Percepatan Penurunan Stunting dan Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Lampung, yang juga Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Ni Gusti Putu Meiridha, S.E., M.M. mengatakan kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan tolak ukur keberhasilan dalam pelaksanaan percepatan penurunan angka stunting dan penanggulangan kemiskinan yang telah dilakukan selama ini. "Bertujuan untuk memonitor dan mengevaluasi serta umpan balik atas kegiatan yang sedang berjalan," katanya.

Dijelaskan Putu, aspek penilaian meliputi substansi minimal 5 kegiatan prioritas, juga proses dan waktu serta hasil pelaksanaan, yang melibatkan BPKP dan Bappeda Provinsi Lampung. "Idealnya dilakukan di semua kabupaten dan kota, tetapi untuk tahun 2022 ini, karena keterbatasan SDM hanya dilaksanakan di lima kabupaten yakni Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Waykanan dan Tulangbawang," jelasnya.

Untuk Kabupaten Pringsewu sendiri, lanjut Putu, merupakan terbaik kedua di Provinsi Lampung. Sedangkan terbaik pertama adalah Lampung Tengah dan terbaik ketiga Lampung Selatan, berdasarkan hasil penilaian 2021. (rls/adi)

Visitor: 133