Home / Ruwa Jurai / Kebakaran Hutan TNWK Warnai Peringatan Hari Gajah
Kebakaran Hutan TNWK Warnai Peringatan Hari Gajah

Kebakaran Hutan TNWK Warnai Peringatan Hari Gajah

LAMPUNG1.COM, Lampung Timur - Peserta Journalist Trip yang menghadiri peringatan Hari Gajah disuguhi pemandangan kebakaran hutan yang terjadi di sekitar area Tanam Nasional Way Kambas (TNWK), tepatnya saat acara berlangsung di desa Brajaharjosari, kecamatan Brajaselebah sekitar pukul 12.00 WIB, Kamis (25/8/2016).


Belum diketahui penyebab dan luas hutan yang terbakar. Kepala Balai TNWK Subakir menjelaskan, kebakaran hutan di TNWK terjadi di kawasan sabana atau hutan ilalang. Diketahui, sekitar 40% luas dari TNWK merupakan hutan sabana.


Dirinya mengatakan, kebakaran hutan khususnya hutan sabana dalam ekosistem dibutuhkan, karena rumput yang terbakar merupalan rumput kering. Setelah kebakaran dan memasuki musim penghujan akan tumbuh rumput baru.


"Kebakaran terkadang di butuhkan, saat musim penghujan akan tumbuh rumput baru sebagai makanan satwa TNWK," terang Subakir.


Menurut Subakir, selain kebakaran hutan, banyak persoalan yang ada di TNWK seperti perburuan liar masih terjadi di TNWK. Tercatat selama tahun 2015 terjadi 7 kasus perburuan gajah. Petugas menemukan gajah mati tanpa kepala. "Pemburu diduga membawa kepala gajah untuk diambil gading dan giginya" terang Subakir.


Assiten II Sekdakab Lampung Timur Junaidi menambahkan, Pemkab setempat akan membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di TNWK sesuai dengan kemampuan dan kewenangan.


Junaidi memaparkan, upaya yang telah dilakukan sejak tahun 2008, dari 22 desa yang berbatasan dengan TNWK di 7 kecamatan, telah di bangun kanal sepanjang 11 kilo meter dan mengembangkan ekonomi kerakyatan. Anggaran yang telah dikucurkan dalam mendukung kelestarian TNWK sekitar Rp 6,9 miliar lebih.


"Upaya ini dilakukan untuk mengurangi konflik antara gajah dengan manusia dan meningkatkan perekonomian masyarakat" terang Junaidi. (Riz)

Visitor: 3638