Home / Tulang Bawang / Pelanggaran Pemilukada Dilidik Panwaslu Tuba

Pelanggaran Pemilukada Dilidik Panwaslu Tuba

LAMPUNG1.COM, Tulang Bawang - eksekusi pelanggaran Pemilukada yang telah dilidik oleh Panwaslu Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) sudah dilaporkan semua ke KPU Tuba. Hal ini dijelaskan oleh Komi Pelda Ketua Panwaslu Tuba kepada tim LAMPUNG1.COM

"Semua laporan ataupun temuan pelanggaran Pemilukada telah kami tindak lanjuti. Pelanggaran Peraturan KPU telah Kami serahkan ke KPU." ujar Komi Pelda kepada Toni Wahyudi dan Yahya Affyt pada Rabu (30/11).

Tugas Panwaslu ini, ujar Komi Pelda hanyalah memeriksa bukan mengeksekusi. Kalau ada pelanggaran Peraturan KPU kita serahkan ke KPU, dan bila ada pelanggaran pidana maka kami serahkan ke Polisi Dan Kejaksaan. Jelas Komi Pelda dengan Nada polos.

Komi Pelda membantah adanya asumsi sebagian masyarakat yang menyatakan Panwaslu mempeti-eskan beberapa laporan dan temuan pelanggaran Pilkada. Menurutnya semua sudah diproses sesuai dengan Peraturan perundangan yang berlaku.

Pertama memang ada laporan tentang tahapan pemilu, kemarin itu ada 13 laporan pemalsuan dukungan dan pemalsuan tanda tangan dukungan. Sudah kita proses, ada yang memang kadaluarsa.

Dan mengenai laporan pemalsuan tanda tangan harus ada bukti material yaitu harus ada lab forensiknya. Kalau tidak ini tidak dapat dimajukan karena tidak ada bukti materilnya: Ujar Komi Pelda.

Dan ada juga temuan pelanggaran yang dikakukan oleh Calon Wabup Heri Wardoyo yang membagi-bagikan uang dengan cara kuis. Itu juga telah kami periksa dan kami simpulkan sebagai pelanggaran Peraturan KPU. Hasilnya sudah, sudah kami serahkan ke KPU karena melanggar Peraturan KPU.

Bisa ditanyakan ke Komisioner KPU Rudi Antoni. Jelas Komi Pelda dengan yakinnya.
Ada laporan lagi tentang Yantori yang katanya mensosialisikan hasil pembangunan. Itukan gak boleh karena dia PNS dan bukan Tim Kampanye.

Inipun sudah kami serahkan ke KPU.
Semua belum ada tindak lanjut. Nanti kami tanyakan ke KPU. (Yahya Affyt).

Visitor: 2998