Home / Ruwa Jurai / Peringati HGN, Bupati Dendi Berikan Satya Lencana Karya Satya
Peringati HGN, Bupati Dendi Berikan Satya Lencana Karya Satya

Peringati HGN, Bupati Dendi Berikan Satya Lencana Karya Satya

LAMPUNG1.COM, Pesawaran- Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memberikan tanda penghormatan Satya Lencana Karya Satya pada Peringatan

Hari Guru Nasional Tahun 2022 dan HUT PGRI Ke-77, bertempat di Lapangan Krida Yuana, Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Jum'at (02/12/2022).

Bupati Dendi menyampaikan, tanda penghormatan tersebut diberikan
kepada guru-guru yang telah mengabdikan diri di dunia pendidikan dengan masa kerja sekurang-kurangnya 10 tahun, 20 tahun sampai 30 tahun.

" Sehingga Satya Lencana Karya Satya ini diberikan karena telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, Negara dan Pemerintah serta disiplin, juga memiliki dedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai ASN," jelas Bupati Dendi.

Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset, Dan Teknologi RI (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim dalam naskah pidatonya yang dibacakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona juga menyampaikan selamat memperingati HUT PGRI ke-77 dan Hari Guru Nasional Tahun 2022.

" Terus bentangkan layar kapal besar ini tanpa kenal lelah, dengan serempak dan
serentak kita hadirkan inovasi dan transformasi, mewujudkan Merdeka Belajar di seluruh penjuru Nusantara. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyamakan arah perjalanan kita menuju satu tujuan bersama, yakni pendidikan Indonesia yang maju, berkualitas, dan
memerdekakan," ucapnya.

Bupati Dendi melanjutkan, sekarang sudah ada 50.000 Guru Penggerak, dan tentunya masih akan terus mendorong agar makin banyak guru di seluruh penjuru Nusantara menjadi Guru Penggerak untuk memimpin roda perubahan pendidikan Indonesia.

" Dan sangat berharap agar seluruh kepala daerah dapat segera mengangkat para Guru Penggerak untuk bisa menjadi
kepala sekolah dan pengawas sekolah, para inovator di sekolah dan di lingkungan sekitar," terangnya.

Masih disampaikan Nadiem, semua ini bertujuan untuk melahirkan para pendidik sejati yang profesional dan adaptif, yang terus memprioritaskan kebutuhan peserta didik, dan yang selalu bersemangat untuk berkolaborasi dalam berinovasi.

" Untuk itulah kami saat ini juga terus memprioritaskan pengangkatan guru
honorer sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui seleksi ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN
PPPK). Karena itulah semua dari kita harus bergotong royong agar target kita, yakni satu juta guru diangkat sebagai ASN PPPK, dapat segera terwujud," tandasnya. (Wahyudin).

Visitor: 172