Home / Ruwa Jurai / PWI Pesawaran Dirikan Posko Tanggap Bencana Banjir Bandang

PWI Pesawaran Dirikan Posko Tanggap Bencana Banjir Bandang

LAMPUNG1.COM, Pesawaran - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran mendirikan posko tanggap bencana banjir bandang di halaman Kantor Sekertariat Jalan Satria No. 43 Bagelen Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran.

Dalam mendirikan posko tanggap darurat bencana ini bekerja sama dengan Karang Taruna Desa Wiono, Remaja Islam Masjid (Risma) Ar-Rohmah, Komunitas Club mobil CRV G2 Brotherhood, Alumni SMPN 1 Gedongtataan 88, KBHC CB Pesawaran.
Dihari pertama pendirian posko tanggap darurat bencana ini banyak lembaga sudah mendonasikan bantuannya ke posko PWI Pesawaran berupa uang, supermi 6 dus dan pakaian.

Ketua PWI Pesawaran Erdanizar mengatakan, pendirian posko tanggap darurat ini sebagai bentuk rasa kemanusiaan atas masyarakat Kabupaten Pesawaran khususnya yang berada di Kecamatan Gedongtataan yang terkena dampak banjir, salah satu lokasi banjir terparah.

"Karena kantor sekertariat kami ini berada di Desa Bagelen Kecamatan Gedongtataan, yang menjadi salah satu desa yang terkena dampak banjir cukup parah, pendirian posko tanggap bencana ini adalah suatu bentuk solidaritas kemanusiaan," jelasnya. Rabu (22/2).

Lebih lanjut, sistem kerja di posko ini adalah kebersamaan dengan memiliki tanggung jawab masing-masing, seperti diantaranya anggota PWI Pesawaran mencari data korban yang tertimpa banjir dan pendistribusian bantuan kepada para korban sesuai dengan data kebutuhan yang didapat tim di lapangan.

"Dengan sistem kerjasama seperti ini diharapkan segala kebutuhan korban bencana bisa dioptimalkan dengan baik, dari segi konsumsi, bantuan fisik juga kebutuhan mendesak lainnya," tegasnya.

Sedangkan, Ketua Koordinator Posko Eri Yulyadi menjelaskan bagi seluruh kalangan yang ingin membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dapat menghubungi nomor 085351769999 selaku Ketua Koordinator.

"Ayo kita sama-sama membantu saudara kita yang sedang terkena bencana, karena apapun yang dialami mereka adalah merupakan kesedihan kita bersama yang harus kita pikul," pungkasnya. (Eri)

Visitor: 10937