Home / Ruwa Jurai / RS Urip Sumoharjo Diduga Malpraktek
RS Urip Sumoharjo Diduga Malpraktek

RS Urip Sumoharjo Diduga Malpraktek

[youtube width="100%" height="340" src="Y13y1aWsdTs"][/youtube]


LAMPUNG1.COM, Bandar Lampung – Upik Rosina (57), warga Jalan Kelud Raya No. 263, Perumnas Way Halim, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung harus merasakan akibat dari salah satu dokter yang bertugas di RS Urip Sumoharjo yang menangani pasien secara tidak professional.


Dugaan malpraktek oleh dr. Suharsono muncul, ketika Upik mengkonsumsi obat yang diberikan sang dokter selama 6 hari. Bukan sembuh dari penyakit,malah kulit di sekujur tubuh Upik justru melepuh.


Dalam konferensi pers yang digelar oleh pihak keluarga korban, pengacara Dedy Mawardi, SH menjelaskan, mulanya pasien datang ke RS Urip Sumoharjo pada 10 Agustus 2016 lalu, untuk memeriksakan penyakit yang dideritanya.


Setibanya Upik di RS, dirinya ditangani oleh dr. Suharsono yakni dokter spesialis saraf. Hasilnya, Pasien diberikan obat jenis phenytoin cap xv yang diketahui untuk mengobati pasien penderita kejang – kejang.


6 hari setelah mengonsumsi obat tersebut bukan sembuh yang didapat, justru malah kulit pasien melepuh seperti terbakar. Saat ini, Upik dirawat di RS Urip Sumoharjo ruang Keratun Nomor 6B1.


Ironisnya, dengan kondisi pasien yang semakin memburuk, pihak rumah sakit justru tidak memberikan tindakan medis yang lebih serius. Dugaan lain timbul dari pihak keluarga bahwa RS Urip Sumoharjo tidak serius dalam menangani pasien yang menggunakan BPJS.


Pihak keluarga telah melaporkan kejadian ini ke Polda Lampung, dan telah mengirimkan pengaduan ke pengadilan negeri Tanjung Karang.(Ariyan Zhani)

Visitor: 5018