Home / Ruwa Jurai / Solusikah OP Migor?
Solusikah OP Migor?

Solusikah OP Migor?

LAMPUNG1.COM,Tulang Bawang - Pukul 10.00 wib, saya hadir untuk menghadiri acara Operasi Pasar Minyak Goreng yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Tulangbawang, di lapangan BMW Sport.

Diawal tahun 2022, virus covid-19 dengan varian baru Omicron masuk Ke Kabupaten Tulangbawang, Menurut Keterangan Kadiskes Tuba Fatoni Omicron pertanggal 22 Februari ini sudah lebih sekitar 200 orang terpapar virus tersebut.

Lantas apa hubungan Omicron dengan Minyak Goreng ?

Merebaknya virus Omicron ini, dibarengi dengan langkanya minyak goreng yang merupakan kebutuhan pokok emak-emak didapur.

Sudah beberapa pekan ini minyak goreng sulit untuk didapatkan kalo pun ada harganya pun dapat bikin kantong menjerit.

Menurut saya, langkah hebat seorang Bupati Winarti yang telah mengadakan Operasi Pasar Minyak Goreng ini sangat baik. Namun langkah seperti ini hanya berjangka pendek tidak akan memberikan suatu pengaruh yang signifikan.

Sedikit obrolan dengan sesama rekan seprofesi jurnalis Ferdi, sambil tertawa renyah kami membicarakan mengenai kegiatan Operasi Pasar Minyak Goreng

Disela-sela obrolan dalam hati saya berbicara apakah Operasi Pasar ini dapat memecahkan masalah di masyarakat saat ini atau malah membuat masalah baru dengan memberikan ruang lingkup untuk berkerumun seperti kejadian tadi ketika pemberian minyak goreng ke masyarakat malah saling berdesakan untuk berebut minyak goreng.

Mendengar celoteh emak-emak yang kurang puas dan kebingungan, mengingat pada awalnya mereka dimintai KTP dan KK oleh lurah melalui RT. Tapi mendengar perintah Bupati pemberian ini tanpa syarat.

Apalagi pada saat pembagian ada yang mendapat dua bungkus minyak ada yang cuma satu bahkan ada yang sudah mendapatkan dua bungkus malah ditarik kembali oleh panitia. Padahal para emak-emak telah mengorbankan waktu untuk hadir di acara tersebut.

Saya sih berharap, Pemerintah Daerah dengan perangkatnya satuan SKPD serta mengajak APH untuk melakukan sidak kepada para produsen dan distributor minyak di Tulangbawang. Juga periksa para warga yang tiba-tiba jadi pedagang dadakan minyak yang menjual harga menjulang tinggi.

(Penulis : Rachmad Al Amin)

Visitor: 171