Home / Ruwa Jurai / Tidak Rekam KTP-E, Warga Terancam Diputus Pelayanan Publik.
Tidak Rekam KTP-E, Warga Terancam Diputus Pelayanan Publik.

Tidak Rekam KTP-E, Warga Terancam Diputus Pelayanan Publik.

LAMPUNG1.COM, Pemerintah Kota Metro siap memberikan sanksi tegas dengan memutus fasilitas pelayanan publik, jika hingga batas waktu yang di tentukan, masih ada warga masyarakat di Kota Metro, yang tidak melakukan perekaman data kependudukan (KTP-E).

Wakil Walikota Metro, Johan, menegaskan bahwa sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, Nomor 470/4713/DUKCAPIL, diharapkan masyarakat mematuhi, batas waktu penerapan aplikasi SIAK versi 5, dan batas perekaman KTP-E hingga tanggal 30 September 2016.

“Kita berharap semua warga Kota Metro, yang merasa belum melakukan perekaman KTP-E, bisa mendukung dan bekerjasama, dengan segera mendatangi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Metro, dengan membawa Kartu Keluarga Asli dan Fotocopy”, ujarnya.

Pemerintah Kota Metro, telah memerintahkan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Metro, untuk menyiapkan perangkat perekaman KTP-E yang optimal, sehingga mampu melayani proses perekaman data kependudukan masyarakat, dengan maksimal, dan dapat menyelesaikan perekaman seluruh warga Kota Metro, sesuai waktu yang telah di tetapkan.

“Kita sudah koordinasikan dengan dinas terkait, agar menyiapkan fasilitas, dan SDM yang dapat bekerja optimal, dalam rangka melayani proses perekaman kependudukan masyarakat di Kota Metro, secara Maksimal”, jelas Johan. (Mada)

Visitor: 3956