Home / Ruwa Jurai / Usai Diperiksa Kejari, Mantan Kadis PPPA Dalduk dan KB Tanggamus Ditahan
Usai Diperiksa Kejari, Mantan Kadis PPPA Dalduk dan KB Tanggamus Ditahan

Usai Diperiksa Kejari, Mantan Kadis PPPA Dalduk dan KB Tanggamus Ditahan

LAMPUNG1.COM,Tanggamus - Setelah ditetapkannya E mantan kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA Dalduk dan KB) Kabupaten Tanggamus menjadi tersangka, atas dugaan tindak pidana korupsi kegiatan Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) pada dinas tersebut tahun anggaran 2020-2021 pada Jum'at 29 Juli 2022 lalu, maka tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus melakukan penahanan di rutan 20 hari kedepan terhadap tersangka E terhitung sejak hari ini 4 Agustus 2022.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanggamus Yunardi SH, MH saat konfrensi pers dikantor Kejari setempat, Kamis (08/8/2022).

Yunardi mengatakan bahwa tim penyidik Kejaksaan Negeri Tanggamus telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan Bantuan Operasional Keluarga Berencana atau BOKB pada Dinas Pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak pengendalian penduduk dan keluarga berencana atau dinas PPPA Dalduk dan KB Kabupaten Tanggamus tahun anggaran 2020-2021.

"Tersangka atas nama inisial E tersebut hadir di Kantor Kejaksaan Negeri Tanggamus untuk dilakukan pemeriksaan dengan didampingi oleh penasehat hukumnya berdasarkan surat kuasa khusus nomor 046/SK/ SSP/VIII/2022 tanggal 1 Agustus 2022. Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka oleh tim penyidik maka tim penyidik berkesimpulan terhadap tersangka ini dilakukan penahanan rutan," ujarnya.

Lebih lanjut Kejari menyampaikan, "tersangka tersebut berinisial E ini yang pada saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus dan mantan kepala Dinas Pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau dinas PPPA Dalduk dan KB Kabupaten Tanggamus.

Sehingga kami ditegaskan buat tim penyidik pada sore hari ini telah melakukan penahanan terhadap tersangka E, di mana alasan tim penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka sebagaimana alasan pasal 21 ayat 1 KUHAP.

Dimana salah satu diantaranya adalah dikhawatirkan melarikan diri, kemudian merusak atau menghilangkan barang bukti, kemudian tersangka mengulangi tindak pidana serta agar mempercepat proses penyidikan ini, apakah nantinya ada pengembangan selanjutnya," terang Yunardi.

Yunardi kembali menjelaskan terhadap tersangka E sendiri yang merupakan pada saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus saat ini dikenakan atau disangkakan pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 pasal 3 junto pasal 18 dan atau pasal 12 huruf e junto pasal 18 undang-undang Nomor 31 tahun 1999 Sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2021 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Penyidikan kita pada saat ini terus mengembangkan penyidikan kasus ini sehingga nanti dari hasil penyidikan ini terlihat nanti perkembangannya, apakah memang memungkinkan untuk ditetapkan tersangka baru atau tidak tergantung dari hasil penyidikan selanjutnya. Terkait dengan penahanan yang bersangkutan ditahan oleh penyidik selama 20 hari sejak tanggal 4 Agustus 2022 sampai dengan tanggal 24 Agustus 2022 di Rutan Kota Agung," pungkas Yunardi.(Adi)

Visitor: 131